Advertisement

Film Penyalin Cahaya Sabet 12 Piala Citra

Aliftya Amarilisya
Kamis, 11 November 2021 - 15:17 WIB
Sunartono
Film Penyalin Cahaya Sabet 12 Piala Citra Film Penyalin Cahaya

Advertisement

Harianjogja.com, SOLO - Film garapan sutradara Wregas Bhanuteja, Penyalin Cahaya, berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2021 sebagai Cerita Panjang Terbaik.

Ia berhasil menyisihkan Yuni, Ali & Ratu Ratu Queens, Preman, Bidadari Mencari Sayap, Paranoia, dan Cinta Bete.

Advertisement

Film ini berkisah tentang seorang anak bernama Sur yang kehilngan beasiswa karena dianggap mencemarkan nama baik fakultas usai swafotonya dalam keadaan mabuk beredar luas.

Permasalahannya, Sur tidak mengingat apa saja yang terjadi saat foto tersebut diambil ketika pesta komunitas teater tersebut berlangsung.

Di tengah kekalutannya, Sur lalu meminta bantuan teman masa kecilnya yang bernama Amin, seorang tukang fotokopi yang tinggal dan bekerja di kampus. Mereka kemudian bekerja sama mencari tahu kejadian yang sesungguhnya terjadi di balik foto tersebut.

Dilansir dari Antara, Kamis (11/11/2021), Wregas menuturkan jika film tersebut lahir dari pengamatannya atas realitas tentang banyak penyintas kekerasan seksual yang tidak mendapat ketidakadilan.

Menurutnya, berbagai macam stigma, ketiadaan sistem pendukung, sedikitnya ruang aman, dan minimnya pengetahuan masyarakat akan kekerasan seksual menjadi penyebab para penyintas untuk memendam pengalaman kekerasan yang dialami.

Lepas dari itu, film ini dibintangi oleh Shenina Cinnamon, Chicco Kurniawan, Luthesa, Jerome Kurnia, dan Dea Panendra.

Penyalin Cahaya akan ditayangkan di Netflix pada 13 Januari 2022 mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ticket Hunter dan Pemudik! Ini Daftar Promo Tiket Mudik Lebaran

News
| Minggu, 25 Februari 2024, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement