Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Kardiovaskular/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang disebabkan karena adanya gangguan pada jantung dan pembuluh darah. Penyakit yang juga dikenal dengan penyakit jantung ini merupakan penyebab utama kematian di dunia.
Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),17,6 juta kematian terjadi setiap tahunnya akibat penyakit ini.
Gaya hidup yang tidak sehat, stres, kebiasaan merokok, memiliki riwayat kardiovaskular, bertambahnya usia, diabetes, hipertensi hingga kadar kolesterol tinggi merupakan faktor-faktor penyebab penyakit kardiovaskular.
Untuk meminimalkan risiko penyakit kardiovaskular, ada tiga senjata yang bisa Anda gunakan, melansir Express, Selasa (26/10/2021).
Diet sehat adalah salah satu senjata terbaik yang Anda miliki untuk melawan penyakit kardiovaskular, menurut para ahli di American Heart Association.
Makanan yang Anda pilih untuk dikonsumsi berdampak pada tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan Anda, dan risiko diabetes.
Makanan kaya nutrisi mengandung vitamin, mineral, dan serat; apalagi, mereka cenderung lebih rendah kalori.
Diet yang menekankan asupan sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian sangat ideal dalam mengurangi risiko serangan jantung.
Seseorang juga harus memasukkan produk susu rendah lemak (bukan produk susu penuh lemak), kacang-kacangan, dan polong-polongan. Tambahan sehat lainnya meliputi: ikan, minyak nabati non-tropis, dan unggas.
Anda juga harus membatasi jumlah makanan tidak sehat yang masuk ke dalam tubuh Anda. Inilah sebabnya mengapa Anda lebih baik mengurangi makanan manis, daging merah, dan minuman manis.
Selain itu, Anda juga perlu untuk mengurangi konsumsi lemak jenuh dan lemak trans seperti, biskuit, kue, mentega, keju, donat, pizza beku dan kentang goreng.
Senjata terbaik kedua untuk melawan penyakit kardiovaskular adalah bebas asap rokok. Apabila Anda merokok, sebaiknya berhentilah, saran para ahli di American Heart Association.
Asap rokok juga berbahaya, jadi jika ada orang di rumah Anda yang merokok di dalam ruangan, mereka dianjurkan untuk berhenti.
NHS menyarankan Anda untuk mengunjungi dokter, apoteker setempat, atau layanan berhenti merokok untuk mendapatkan dukungan.
Selain dua senjata di atas, ada satu alat lagi yang bisa Anda gunakan untuk membantu mencegah penyakit kardiovaskular, yaitu tetap aktif secara fisik.
Latihan fisik setiap hari adalah kontributor utama untuk hidup sehat. Berolahraga setidaknya 150 menit dalam seminggu dapat membantu Anda menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Menjadi aktif juga dapat membantu Anda mempertahankan atau mencapai berat badan yang sehat, yang merupakan cara lain untuk mempertahankan diri dari penyakit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut gaji manajer KDKMP bersumber dari APBN dengan pendapatan Rp6,8 juta-Rp8,3 juta per bulan.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.