Harga Pertamax Melonjak, Apindo Khawatir Biaya Usaha Membengkak
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Ilustrasi Yoga/pixabay
Harianjogjacom, JAKARTA – Hampir 18 juta orang setiap tahun meninggal dunia akibat penyakit jantung di seluruh dunia. Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Prubahan gaya hidup, kemajuan teknologi, obat-obatan, dan teknik bedah dapat memudahkan untuk mendeteksi dan memperbaiki kondisi jantung yang serius.
Adrian Cheong, seorang mitra di klinik jantung Hong Kong, dan asisten profesor klinis kehormatan di Chinese University of Hong Kong, melansir South China Morning Post, mengatakan penanganan gagal jantung telah mengalami peningkatan yang terus menerus dan tanpa henti sehingga penyakit dengan prognosis yang lebih buruk daripada kanker sekarang dapat diobati dan sebagian besar pasien dapat menjalani kehidupan yang relatif normal.
Boon Lim, konsultan ahli jantung dan ahli elektrofisiologi di Imperial College London mengatakan dalam buku barunya Keeping Your Heart Healthy menulis bahwa “peningkatan suasana hati dan perhatian adalah sesuatu yang dapat kita semua alami dan itu baik untuk hati kita”. Oleh karena itu, dia mendesak pasiennya untuk mengadopsi pola pikir positif dan mengubah pola hidupnya, terutama untuk kesehatan jantung.
“Bernapas ‘dengan benar’ adalah obat yang cukup manjur, yang berfungsi sebagai modulator kekebalan, anti-inflamasi, dan pereda stres. Resep sempurna untuk bernafas adalah dengan memperlambatnya, menjadi 5,5 detik menghirup dan 5,5 detik menghembuskan napas,” tambahnya.
Cheong setuju bahwa pasien memegang kekuasaan untuk mengelola dan mengurangi penyakit jantung. Selain menghindari tersangka seperti, pola makan yang buruk, kurang olahraga dan kebiasaan buruk seperti merokok, dia juga menambahkan kita juga harus “melindungi kesehatan mulut kita (merawat gigi kita), menargetkan sumber peradangan dalam gaya hidup kita, terutama pola makan, dan mengoptimalkan mikrobioma usus”.
Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk menjaga jantung Anda tetap sehat?
Pertama, belajarlah untuk memeriksa denyut nadi Anda, untuk dapat merasakan ketika jantung Anda berpacu. Jika Anda mengalami palpitasi atau ritme yang tidak teratur, pertimbangkan untuk membeli produk seperti KardiaMobile atau Apple Watch yang merekam pemindaian tingkat medis yang dapat Anda bagikan dengan dokter Anda.
Kedua, pantau dan kendalikan tekanan darah Anda dengan monitor tekanan darah manset lengan atas yang akurat.
Ketiga, pelajari lebih lanjut tentang dampak diet pada risiko kardiovaskular, misalnya, makan makanan tinggi gula menyebabkan penyimpanan lemak dan meningkatkan peradangan.
Keempat, lakukan beberapa olahraga ke dalam rutinitas harian Anda; olahraga dapat membantu kondisi otot jantung, menjaga arteri Anda tetap elastis dan mengurangi stres.
Kelima, cukup tidur, yakni tujuh hingga delapan jam per hari setiap malamnya. Tidur meningkatkan kekebalan dan produktivitas dan meningkatkan umur panjang. Jika Anda mendengkur atau sering terbangun di malam hari, bicarakan dengan dokter Anda tentang skrining untuk apnea tidur obstruktif yang dapat menyebabkan masalah jantung kronis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Apindo menilai kenaikan BBM nonsubsidi berpotensi menambah tekanan biaya operasional dunia usaha.
Jadwal KA Bandara YIA 17 Juni 2026 lengkap reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan dari Tugu Jogja dan YIA terbaru.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Rabu 17 Juni 2026 lengkap. Cek jam berangkat, tips tiket, dan info terbaru.
Jadwal SIM keliling Jogja 17 Juni 2026 di Godean. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM terbaru.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini cerah berawan dengan suhu hingga 32°C. BMKG imbau waspada perubahan cuaca lokal.
Film zombie Korea Colony karya Yeon Sang-ho menembus 5 juta penonton dalam tiga pekan. Sukses besar di Cannes dan box office 2026.