Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Ekspresi bahagia Pedangdut Saipul Jamil saat meninggalkan Lembaga Permasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (2/9/2021). /Suara.com-Alfian Winanto
Harianjogja.com, JAKARTA-Kemunculan Saipul Jamil di televisi diboikot publik. Banyak yang mengecam kehadirannya di layar kaca dengan statusnya sebagai mantan narapidana kasus asusila.
Namun rupanya pemboikotan itu tak menjatuhkan eksistensi pedangdut 41 tahun tersebut. Saipul Jamil justru semakin disibukkan dengan segudang kegiatan.
"Betul kejar setoran. Bayangkan 5 tahun 7 bulan terpasung yang biasanya ya kerja dan dapat rezeki," kata Saipul Jamil di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (15/9/2021).
Mantan suami Dewi Perssik ini sudah menutup masa lalunya rapat-rapat. Tak mau lagi ia melihat ke belakang dan memaknai kejadian itu sebagai sebuah pembelajaran.
Baca juga: Apa itu Kiamat Internet? Penyebab dan Dampaknya Bagi Manusia
"Kita nggak usah ngelihat penyebabnya seperti apa, tapi saya berpikir itu adalah perjalanan hidup yang harus mengalami itu. Memang benar-benar ujian buat saya," ungkapnya.
Saipul Jamil mengaku selalu membayangkan dirinya sibuk bekerja sewaktu mendekam di penjara. Bak mimpi jadi nyata, kini ia memiliki banyak kesibukan meski sempat diboikot publik.
"Saya selalu berdoa dalam menjalani kehidupan di sana. Ketika saya keluar dan mendapat pekerjaaan itu saya alhamdulillah. Saya butuh support dan kasih sayang karena buat saya kehidupan butuh kasih sayang," terangnya.
"Makanya saya dipercaya sama client saya, saya tidak mengecewakan mereka. Insyaallah jadi manusia yang lebih baik lagi," sambungnya.
Dalam kesempatan ini Saipul Jamil kembali mengutarakan permintaan maafnya kepada publik.
"Mungkin ada kata-kata saya menyakitkan hati saya minta maaf sebesar- besarnya. Saya manusia yang lemah," tutur Saipul Jamil.
Seperti diketahui, warganet menyuarakan boikot Saipul Jamil dari televisi maupun YouTube. Tindakan itu menyusul sambutan meriah usai dirinya bebas dari penjara.
Mantan juri D\'Academy itu dinilai tidak pantas tampil di berbagai layar kaca lantaran ada korbannya sedang berjuang melawan trauma.
Saipul Jamil diketahui ditahan akibat kasus asusila terhadap anak laki-laki di bawah umur. Hal ini pun semakin menjadi faktor yang membuat warganet mendesak KPI untuk memboikot Saipul Jamil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.
Ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menyebabkan lima orang terluka dan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Lebih dari 2.000 pelajar dari 40 sekolah mengikuti Karnaval Pelajar Mantrijeron untuk memeriahkan HUT ke-270 Kota Jogja.