Advertisement
Tamara Bleszynski Buka Suara soal Keyakinannya, Jawabnya: Cinta Kasih
Tamara Bleszynski - Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Artis Tamara Bleszynski akhirnya buka suara soal keyakinan yang selama ini dipertanyakan banyak orang. Kendati demikian, penjelasannya tak menjelaskan spesifik agama.
"Banyak yang bertanya apa kepercayaanku. Jawabku adalah cinta kasih," tulis Tamara Bleszynski di Instagram, Selasa (13/7/2021).
Advertisement
Bagi Tamara Bleszynski jika seseorang sudah meyakini cinta dan kasih, maka ia dengan mudahnya bisa menolong sesama ciptaan Tuhan.
"Jika kita sudah bicara cinta dan kasih, apapun golonganmu, bantulah sesama manusia. CiptaanNya," terang artis 46 tahun tersebut.
Meski tak secara spesifik menyebut gamblang soal agama. Tapi Tamara Bleszynski seolah mengisyaratkannya melalui foto yang diunggah.
Lewat foto lawas, lawan main Anjasmara ini memperlihatkan dirinya yang mengenakan kerudung putih. Sambil memeluk seorang anak kecil, ia tersenyum ke arah kamera.
Unggahan Tamara Bleszynski yang membahas soal kepercayaan itu mendapat kurang dari 10 komentar. Sebab artis yang kini tinggal di Bali itu memang membatasi kolom komentar.
Deretan komentar cinta hadir dari sejumlah warganet. Namun tidak ada satupun dari mereka yang menyisipkan kalimat.
Agama Tamara Bleszynski memang pernah menjadi pertanyaan warganet. Seperti diketahui, sang artis awalnya mengikuti keyakinan sang ayah, Zbigniew Bleszynski.
Tapi saat kuliah di Australia 1995, Tamara Bleszynski mulai mendalami agama Islam yang dianut sang ibu. Ia kemudian menjadi seorang mualaf.
Pernikahan Tamara Bleszynski dan Teuku Rafly berlangsung di Masjidil Haram pada 1997. Sayang, rumah tangga itu harus kandas.
Tamara Bleszynski kemudian menikah dengan Mike Lewis pada 2010. Tak diketahui saat itu bagaimana proses pernikahan dua artis ini.
Kemudian sembilan tahun kemudian, Tamara Bleszynski menghebohkan publik melalui foto dirinya yang berada di gereja.
Foto tersebut juga beriringan dengan unggahan lain saat Tamara Bleszynski mengenakan kerudung.
"Indahnya, ketika kita bisa menjadi apa adanya dan tetap bersahabat. Tidak ada perang, saling membenci, semua selaras. Mohon maaf lahir dan batin," tulis Tamara Bleszynski, Mei 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tiket Tak Hangus, KCIC Beri Layanan Reschedule Gratis Penumpang Whoosh
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Puncak Arus Balik Bandara YIA Tembus 16 Ribu Penumpang Hari Ini
- WFH ASN Setelah Lebaran Belum Diputuskan, Bantul Tunggu Arahan Pusat
- Tragedi Idulfitri: Kebakaran Gudang Tani di Galur Kulonprogo, 1 Tewas
- Tersasar Google Maps ke Jalan Sawah, Pemudik Dibantu Warga di Kalasan
- Gunungkidul Buka Klinik Hewan, Layani USG dan Vaksin Gratis
Advertisement
Advertisement







