Advertisement
Jusuf Kalla Lelang Brompton Kesayangan, Ini Pemenangnya

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Merek sepeda Brompton, dikenal sebagai merek sepeda mewah. Merek ini tak lepas dari incaran para pesepeda sejak Covid-19 menyerang ini.
Namun, Jusuf Kalla justru menjual sepeda buatan London, Inggris ini. Mantan wakil Presiden RI melelang sepeda premium ini untuk kegiatan amal.
Advertisement
Dalam akun Instagram @palangmerah_indonesia, keuntungan lelang sepeda Brompton ini akan didonasikan ke PMI.
Baca juga: Twitter Launching Pengaturan Percakapan
Harga pembukaan untuk sepeda ini di angka Rp 45 juta. Sepeda Brompton ini beda dari yang dijual di pasaran sana.
Sepeda ini telah dibubuhi tanda tangan mantan Wakil Presiden (wapres) RI Jusuf Kalla serta mantan cawapres RI, Sandiaga Uno.
Pemenang lelang sepeda premium ini ternyata tak disangka-sangka. Istri Sandiaga Uno sendiri lah yang memenangkan lelang ini.
Baca juga: Sanksi untuk Penerima Beasiswa LPDP Tak Terkait Politik
Sepeda Brompton milik Jusuf Kalla ini terjual di harga Rp 200 juta. Sandi pun merasa bangga dengan keputusan istrinya.
"Bersepeda menuju PMI DKI Jakarta untuk berdonor darah sekaligus juga untuk melelang sepeda Brompton yang telah ditandatangani saya dan Pak Jusuf Kalla. Dan, pemenang lelangnya adalah.... istri saya sendiri @nurasiauno. Alhamdulillah uang yang ditabung dari suaminya dipakai untuk beramal. Makin cinta deh sama first lope-ku," tulis Sandiaga Uno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement