Luhut Bahas Skema Utang Whoosh dengan Pejabat China
Luhut Binsar Pandjaitan membahas mekanisme pembayaran utang Whoosh dengan pejabat China. Pemerintah sebelumnya menyiapkan tenor hingga 80 tahun.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA-- Melakukan hubungan seks adalah aktivitas yang biasa dilakukan pasangan resmi, termasuk mereka yang telah memiliki anak. Tertangkap basah oleh anak saat tengah berhubungan seks tentu membuat banyak orangtua bingung merespon. Terlebih diskusi soal seks seringkali tabu di tengah masyarakat.
Lalu apa yang sebenarnya bisa dilakukan saat anak melihat kita tengah melakukan hubungan seks di atas ranjang?
"Saya pikir banyak tergantung pada apa yang sebenarnya dilihat anak itu, seiring dengan usia mereka," kata Sara Dimerman, seorang psikolog terdaftar dan ahli pengasuhan anak yang berbasis di Toronto.
Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu, Ini Mitos dan Fakta tentang Vaksin Anak
Dilansir dari Global News, saat seorang anak berusia tiga atau empat tahun dan melihat beberapa gerakan di balik selimut, mereka mungkin tidak menyadari bahwa orangtua tengah berhubungan seks.
Akan tetapi, jika menyangkut anak yang lebih besar atau remaja, banyak hal bisa menjadi rumit. Mungkin mereka menganggap hal itu menjijikkan dan memalukan.
Dimerman mengatakan orang tua harus mengambil isyarat dari reaksi anak mereka, dan merespons dengan tepat. Jika seorang anak terlalu muda untuk menyadari apa yang baru saja mereka lihat, atau tampaknya tidak menyadari situasinya, orang tua dapat "hanya menanggapi kebutuhan anak tanpa membuat masalah besar," kata Dimerman.
Baca juga: Tak Hanya Dokter di Banguntapan, Tenaga Kesehatan Asal Bambanglipuro Juga Terinfeksi Corona
Tetapi jika seorang anak ketakutan atau lari setelah melihat orang tua mereka berhubungan seks, penting untuk berbicara dengan mereka dengan cepat.
"Orang tua mungkin mengatakan sesuatu seperti,‘ Aku tahu itu mengejutkanmu melihat kami telanjang di tempat tidur bersama dan menjadi intim, \'" kata Dimerman.
“Kemudian, yakinkan perasaan [mereka] dengan:‘ Selalu canggung dan tidak nyaman melihat orangtua yang berhubungan seks, dan itulah sebabnya pintu kami tertutup; karena seks adalah sesuatu yang pribadi. Tetapi kami ingin kamu tahu bahwa kamu tidak melakukan kesalahan, dan untuk menyelamatkan kamu dari perasaan seperti ini lain kali, bagaimana dengan mengetuk lebih dulu? "
Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah tidak tidak berpura-pura kejadian itu tidak terjadi. Mengabaikan seks dapat menstigma tindakan itu dan membingungkan anak-anak, kata Sara Moore, asisten profesor sosiologi di Universitas Negeri Salem yang berspesialisasi dalam seksualitas dan kehidupan keluarga.
"Mengabaikan hal itu dapat memberi kesan pada anak bahwa seks adalah sesuatu yang disembunyikan atau dipermalukan," kata Moore kepada Global News.
"Walaupun mungkin tampak mudah untuk \'menyelamatkan muka\' dengan berpura-pura itu tidak terjadi, orang tua kemudian memiliki sedikit pengaruh pada bagaimana anak mereka menafsirkan apa yang mereka lihat."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Luhut Binsar Pandjaitan membahas mekanisme pembayaran utang Whoosh dengan pejabat China. Pemerintah sebelumnya menyiapkan tenor hingga 80 tahun.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.