Chitato Gandeng TREASURE, Ajak Gen Z Buat Gebrakan dengan Gaya Sendiri
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebagian pasangan menggunakan air liur untuk melumasi vagina saat berhubungan seks. Padahal kebiasaan ini tentu tak baik bagi vagina Anda, bahkan bisa memicu masalah kesehatan.
Pada dasarnya air liur menjadi cairan tubuh yang umum digunakan saat melakukan hubungan seksual, baik itu saat berciuman, penetrasi, maupun oral seks.
"Tapi sama seperti cairan lainnya, cairan ini memiliki kecenderungan untuk menyebarkan infeksi," kata Dr Niveditha Manokaran, seorang ginekolog seperti yang dikutip dari Healthshots.
"Infeksi menular seksual (IMS) dapat ditularkan melalui air liur Anda" ujar Dr Manokaran.
Baca juga: 3 Ide ‘Tidur Siang Palsu’ Ini Bisa Anda Coba untuk Tingkatkan Kreativitas
Dalam hal ini, herpes genital adalah sesuatu yang paling sering terjadi akibat aktivitas eksual tersebut. Terkadang muncul dalam bentuk lecet dan luka, di lain waktu bisa saja asimtomatik.
Selain herpes genital, kebiasaan ini juga bisa memicu infeksi seperti gonore, klamidia, HPV, sifilis, dan trikomoniasis.
Ilustrasi berhubungan seksual.
Melansir dari Helathshots, bakteri dalam air liur Anda sangat berbeda dengan bakteri di vagina Anda. Jadi, ketika air liur memasuki area vagina Anda, mereka mengganggu mikrobioma vagina dan membuat Anda sangat rentan terhadap infeksi seperti vaginosis bakteri.
"Anda bisa menggunakan kondom dan pelindung gigi selama seks oral, untuk mencegah penularan infeksi," kata Dr Manokaran.
"Lebih baik aman daripada menyesal, jadi pastikan untuk mengambil semua tindakan pencegahan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Chitato dan Chitato Lite menggandeng TREASURE dalam kampanye Make The Wave You Lite, mengajak Gen Z berkembang dan berani tampil dengan gaya sendiri.
Vin Diesel mengungkap Fast Forever mulai syuting Desember 2026. Film utama ke-11 Fast & Furious ini dijadwalkan tayang Maret 2028.
Inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen, peringkat kedua nasional. OJK masih fokus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Kemenkes membangun rumah sakit lapangan di Ruteng untuk korban gempa. Fasilitas dilengkapi ruang operasi dan ditargetkan 100 tempat tidur.
Museum di Indonesia mulai memanfaatkan teknologi digital untuk memperkaya pengalaman belajar sejarah. Kunjungan museum dan cagar budaya mencapai 4,32 juta pada
Kenali 8 jenis rangka motor sebelum membeli. Simak karakter setiap rangka dan tips merawatnya agar motor tetap stabil dan awet.