Kasus Bupati Pemalang, Uang Rp1,98 Miliar untuk Keperluan Pribadi
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA - Ada anggapan memakai kacamata malah menambah minus, sehingga tidak sedikit orang yang memilih tidak menggunakan kacamata walaupun matanya sudah rabun.
Padahal, memakai kacamata bukan penyebab langsung dari minus mata yang bertambah.
Bagaimana dengan anggapan kenapa minus bertambah terus meski pakai kacamata?
Penglihatan memburuk bisa jadi Anda memakai resep kacamata yang salah. Kacamata adalah alat bantu optik eksternal guna memberikan penglihatan yang lebih jelas kepada orang-orang dengan penglihatan kabur yang disebabkan oleh gangguan fokus mata.
Salah resep kacamata adalah kesalahan yang cukup umum ditemukan selama pemeriksaan mata, biasanya sebagai akibat dari tulisan tangan yang sulit dibaca. Ketika perhitungan lensa sedikit saja meleset satu-dua derajat, Anda akan memiliki kacamata yang berlensa buram dan menyebabkan penglihatan semakin kabur.
Namun, dilansir Hello Sehat pandangan buram juga bisa terjadi saat Anda menyesuaikan diri dengan kacamata yang memiliki resep akurat. Penglihatan yang kabur selama penyesuaian resep kacamata baru umumnya bertahan selama paling lama dua minggu.
Jika penglihatan tak kunjung membaik setelahnya, ada kemungkinan bahwa Anda memiliki resep yang salah atau lensa kacamata Anda tidak sesuai dengan apa yang diresepkan.
Gejala lain yang harus Anda perhatikan untuk benar-benar menentukan apakah keluhan mata buram Anda diakibatkan oleh salah resep kacamata adalah pemudaran pandangan ekstrem dan kesulitan fokus yang diikuti oleh sakit kepala kambuhan dan vertigo.
Jika Anda menutup mata dan menemukan bahwa pandangan Anda tetap kabur, maka kacamata Anda tidak memiliki resep yang tepat. Jika Anda mengalami sakit kepala atau pusing akibat ketegangan mata berlebihan maka resep kacamata Anda bukan yang seharusnya.
Di sisi lain, kesulitan untuk memfokuskan penglihatan pada gambar atau tulisan adalah tanda penuaan yang sulit dielak. Kondisi ini disebut presbiopia dan bisa menyerang kita semua, sehingga sebagian besar dari kita akhirnya harus memakai kacamata. Presbiopia berbeda dari masalah mata minus (rabun jauh/miopia), plus (rabun dekat), maupun silinder (astigmatisme) yang terkait dengan bentuk bola mata dan disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan.
Situasi ini akan berbeda pada anak-anak yang memakai kacamata untuk membantu meluruskan mata atau memperbaiki penglihatan dari mata juling (strabismus) atau mata malas (amblyopia). Tidak memakai kacamata yang tepat atau tidak memakainya sama sekali malah dapat memiliki dampak jangka panjang pada penglihatan mereka.
Jadi jangan menghindari menggunakan kacamata untuk penglihatan Anda yang sudah rabun atau bermasalah. Karena anggapan kacamata malah bikin minus atau plus bertambah adalah tidak benar, kacamata malah membantu penglihatan lho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK mengungkap dugaan permintaan uang oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang mengumpulkan Rp1,98 miliar melalui orang kepercayaannya.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari