Sebar Hoaks dan Provokasi, Sindikat Propaganda Digital Dibekuk Polisi
Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka sindikat propaganda digital yang menyebarkan hoaks, fitnah, dan provokasi di media sosial.
Rajin olahraga menjadi salah satu solusi tahun baru yang ngetren/Reuters
Harianjogja.com, Jogja—Tahun baru biasanya banyak yang ingin berubah. Membuat resolusi adalah salah satu cara memulainya. Harapannya untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Para peneliti mengatakan bahwa sekitar 60% orang membuat resolusi tahun baru, tetapi hanya sekitar 8% yang berhasil mencapainya. Terlepas dari apakah mencapai resolusi sebelumnya atau tidak, sebagian besar dari kita terus maju dan membuat resolusi baru dan berharap yang terbaik.
Menurut survei yang dilakukan terhadap 2.000 orang, menabung menjadi salah satu dari lima resolusi teratas dan juga yang paling sering gagal. Bahkan, kegagalan terjadi sebelum 31 Januari. Berikut ini adalah 10 resolusi Tahun Baru yang paling sering diucapkan, menurut Inc pada Rabu (2/1/2019):
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda Metro Jaya menangkap delapan tersangka sindikat propaganda digital yang menyebarkan hoaks, fitnah, dan provokasi di media sosial.
Pemkab Kulonprogo menargetkan pengadaan tanah kas pengganti Kalurahan Palihan rampung Oktober 2026 setelah tim dibentuk dan audit selesai.
Hari Jadi ke-222 Klaten diperingati 28 Juli. Bupati terdahulu menyampaikan doa dan harapan agar Klaten semakin maju dan sejahtera.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.