DJP Pantau Pajak hingga Desa, Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas
DJP menerbitkan SE-8/PJ/2026 yang memperluas pengawasan pajak hingga tingkat desa dengan dukungan teknologi digital, web scraping, remote sensing, serta jejarin
BTS/ABS-CBN
Harianjogja.com, JAKARTA-Personel BTS Jin mengatakan bahwa grupnya sempat akan bubar awal tahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Jin saat menerima penghargaan sebagai Best Artist 2018 di Mnet Asian Music Awards.
"Kami banyak menderita tahun ini. Kami bahkan berpikir tentang bubar. Tetapi kami semua menyatukan hati untuk bersama lagi dan menerima penghargaan ini. Saya senang sekali bahwa hal tersebut akhirnya membawa kami pada hal baik," ungkap Jin dilansir NME, Minggu (16/12/2018).
"Saya sangat berterima kasih kepada anggota kami yang mampu menyatukan hati mereka dan saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada ARMY yang selalu mencintai kami," lanjutnya.
Sementara itu, sebuah video menunjukkan bahwa BTS untuk pertama kalinya bertemu dengan Janet Jackson dalam acara penghargaan yang sama. BTS ikut merayakan saat Janet mendapat penghargaan Inspiration Awards dalam acara tersebut.
Kemudian BTS bertemu dengan Janet saat di belakang panggung. Mereka saling berjabat tangan, mengobrol dan foto bersama
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DJP menerbitkan SE-8/PJ/2026 yang memperluas pengawasan pajak hingga tingkat desa dengan dukungan teknologi digital, web scraping, remote sensing, serta jejarin
Mandatori B50 diperkirakan memangkas ekspor sawit Indonesia. Malaysia melihat peluang memperluas pasar global di tengah kenaikan konsumsi domestik.
Telanjur menginstal APK dari sumber tak dikenal? Segera lakukan langkah darurat untuk mengamankan HP, akun, dan data pribadi.
Kelurahan Gunungketur kembali menggelar Gelar Budaya dan merti kampung sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menggerakkan UMKM.
Kemenhut) melepasliarkan empat individu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) hasil rehabilitasi di Pusat Konservasi dan Rehabilitasi Orangutan (PKRO)
Polres Wonogiri menyelidiki dugaan kekerasan seksual berbasis gender online yang melibatkan pengasuh ponpes berinisial E.