Luhut Ajak Tsinghua Teliti 435 Spesies Herbal Indonesia
Luhut mengajak Tsinghua berkolaborasi meneliti 435 spesies herbal Indonesia di IT Del melalui riset genomik dan teknologi kecerdasan buatan.
Ilustrasi anak memegang ponsel/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Sering menghabiskan waktu dengan ponsel dan tablet kerap dihubungkan dengan kesehatan mental memburuk.
Bahkan, penelitian terbaru menyatakan kerusakan itu bisa saja di mulai dari usia dua tahun.
Kendati cuma satu jam di depan layar, anak-anak dan dewasa mungkin kehilangan rasa ingin tahu, pengendalian diri rendah dan stabilitas emosi rendah, yang menyebabkan meningkatnya risiko kecemasan dan depresi, klaim sebuah penelitian Amerika Serikat yang dipublikasikan jurnal Preventive Medicine Reports, dilansir Independent, belum lama ini.
Para peneliti menemukan, mereka yang berusia 14 hingga 17 tahun lebih berisiko terhadap dampak buruk tersebut, namun ada korelasi pada anak-anak yang lebih kecil dan balita yang otaknya masih berkembang.
Penelitian menemukan anak-anak prasekolah yang sering menggunakan layar kemungkinan dua kali kurang sabar.
Penelitian tersebut juga menyatakan, sembilan persen dari anak berusia 11 sampai 13 tahun yang menghabiskan waktu satu jam per hari di depan layar itu malas pelajari hal-hal baru, sebuah angka yang meningkat menjadi 22,6 persen bagi mereka yang menghabiskan waktu di depan layar selama tujuh jam per hari atau lebih.
Profesor Jean Twenge dari San Diego State University dan Profesor Keith Campbell dari University of Georgia mengatakan,“Setengah dari masalah kesehatan mental terbentuk sejak usia remaja. Sehingga, ada kebutuhan mendesak untuk mengidentifikasi faktor yang terkait dengan masalah kesehatan mental yang dapat menerima intervensi dalam populasi ini, karena sebagian besar di masa sebelumnya itu sulit atau tidak mungkin untuk terpengaruh..”
Kedua profesor tersebut mendesak orangtua dan guru mengurangi waktu anak menghabiskan waktu daring, bermain video atau menonton televisi dalam upaya memerangi hal tersebut.
The National Institute of Health menyatakan kalangan muda menghabiskan waktu di depan layar rata-rata lima sampai tujuh jam di waktu senggang mereka.
Twenge, yang banyak menulis mengenai masalah penggunaan ponsel pintar untuk anak, menyarankan untuk menerapkan batasan dua jam.
Penelitian ini melibatkan data lebih 40.000 anak berusia dua sampai 17 tahun di Amerika Serikat, disediakan oleh orang tua untuk survei kesehatan nasional pada tahun 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Luhut mengajak Tsinghua berkolaborasi meneliti 435 spesies herbal Indonesia di IT Del melalui riset genomik dan teknologi kecerdasan buatan.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.