Update Korban Banjir Nepal-China: 1.280 Tewas, 5.620 Masih Hilang
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Tasya Kamila. /Istimewa-instagram @tasyakamila
Harianjogja.com, JAKARTA -- Tasya Kamila menjadi salah satu pihak yang terkejut dengan kabar terjatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, sesaat setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018) pagi.
Bukan tanpa alasan, suami Tasya Kamila, Randi Bachtiar terbang tak jauh dari waktu penerbangan Lion Air JT 610. Hal itu disampaikan Tasya Kamila melalui Instagram pribadinya.
"Innalillahi wa innailaihi rajiun.. Sedih dan merinding banget bacanya, pesawatnya cuma beda 10 menit take off-nya sama flight suamiku pagi ini," tulis Tasya Kamila sambil membubuhkan emotikon menangis.
Tasya Kamila tidak memberikan keterangan lanjutan terkait penerbangan suaminya tersebut. Namun yang pasti, mantan penyanyi cilik itu tentu merasa lega sekaligus terpukul saat mendengar kabar duka tersebut.
Randi Bachtiar memang berkecimpung dalam pekerjaan yang berlokasi di luar Jakarta. Sejak sebelum menikah, Tasya Kamila dan Randi Bachtiar harus melawan ruang dan waktu demi mempertahankan hubungan mereka.
Seperti yang diketahui, pesawat Lion Air JT 610 dinyatakan jatuh setelah beberapa menit lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Puing pesawat yang menampung 189 penumpang itu ditemukan di perairan Karawang, Jawa Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Menko Zulhas akan menertibkan SPPG yang terlambat mengirim MBG. Evaluasi distribusi dilakukan dua bulan dan kelalaian akan ditindak.
Prabowo memanggil Bahlil dan petinggi Danantara di Hambalang membahas perampingan BUMN dan percepatan hilirisasi SDA.
Desil DTSEN di Bantul tidak bisa langsung diubah. Dinsos menyebut warga harus menunggu hingga tiga bulan setelah mengajukan koreksi data.
Erupsi Anak Krakatau pada 5 September 2026 diduga menyebabkan dentuman terdengar hingga Bandung Raya, Banten, dan Lampung.
Aturan operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih segera terbit. Ferry Juliantono menargetkan Perpres keluar pekan depan.