Advertisement
Lestarikan Seni Teater, Happy Salma Buka Kelas Akting untuk Umum
Happy Salma bersama putrinya, Kinandari. - Instagram/suara.com
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- Titimangsa Foundation, yayasan budaya seni teater yang didirikan Happy Salma, untuk pertamakalinya merangkul masyarakat dalam berkesenian di bidang teater dengan membuka kelas akting untuk umum.
"Kelas akting atau seni peran yang saya rancang di Titimangsa tidak bertujuan semata mengajak siapaun menjadi aktor. Dengan semakin banyak orang yang tertarik untuk berlatih akting teater, maka saya percaya industri teater tidak akan punah dan akan diteruskan ke generasi berikutnya," ujar Happy Salma, ditemui di Jakarta, Kamis (18/10/2018).
Advertisement
Kelas akting angkatan pertama diresmikan dengan menggelar pementasan teater semi dramatik yang bertajuk Sumur Tanpa Dasar. Selain sebagai pendiri, Happy Salma juga sekaligus menjadi produser dalam pementasan ini.
"Pentas Sumur Tanpa Dasar ini tentunya menjadi ajang pembuktian kemampuan berteater dari seluruh peserta kelas teater Titimangsa yang harapannya semakin menggerakan seni teater di Indonesia," kata Happy.
Uniknya, peserta kelas akting Titimangsa ini dibuka untuk berbagai macam latar belakang profesi bahkan untuk masyarakat awam dengan seni teater. Mulai dari pelajar, ibu rumah tangga, karyawan, penyanyi, model hingga pengusaha kafe.
"Saya merasa tertantang ketika diminta Happy Salma untuk mengajar kelas akting Titimangsa dengan peserta yang bukan pekerja seni teater. Pementasan teater Sumur Tanpa Dasar sebagai pembuktiah bahwa masyarakat awam pun dapat memainkan seni teater," ujar Iswandi Pratama, Sutradara Pementasan Sumur Tanpa Dasar sekaligus Pengajar Kelas Akting Titimangsa.
Titimangsa menggembleng peserta untuk berlatih secara serius setiap akhir pekas selama tiga jam dengan menggunakan metode pengajaran Stanislavski, yaitu teknik antara emosi dan peran dengan mengingat suatu kejadian dalam hidup pribadi. Para peserta mendapatkan materi pembekalan berupa teknik akting, olah tubuh, seni mengekspresikan diri dan konsentrasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
- KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
- Pemkab Gunungkidul Tunggu Aturan WFH Pusat demi Hemat BBM
Advertisement
Advertisement







