Risiko Infeksi Meningkat, Organ Kewanitaan Harus Lebih Diperhatikan Saat Menstruasi

Dewi Andriani
Dewi Andriani Jum'at, 17 Mei 2019 09:07 WIB
Risiko Infeksi Meningkat, Organ Kewanitaan Harus Lebih Diperhatikan Saat Menstruasi

Menstruasi/boldsky.com

Harianjogja.com, JAKARTA -- Kebersihan area kewanitaan harus lebih diperhatikan ketika menstruasi. Pada saat menstruasi, risiko infeksi meningkat karena jumlah bakteri buruk di area kewanitaan bertambah dengan tingginya tingkat keasaman pH pada darah yang dikeluarkan.

Perkumpulan Obstetri & Ginekologi Indonesia Dwiana Ocviyanti mengatakan untuk menjaga kesehatan area kewanitaan saat menstruasi dengan risiko infeksi meningkat, maka penting sekali upaya membersihkan organ kewanitaan secara teratur.

Antara lain menggunakan pembersih khusus kewanitaan yang merupakan antiseptik dengan pH sesuai kondisi area kewanitaan serta mengganti pembalut setiap 4-6 jam sekali.

"Umumnya panjang siklus menstruasi sekitar 28 hari. Namun tidak sedikit yang memiliki panjang siklus berbeda- beda dikarenakan kondisi hormonal yang berbeda juga. Apabila ada gejala yang tidak normal dirasakan saat menstruasi, maka dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter," ujarnya, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya area kewanitaan tidak hanya harus rajin dibersihkan pada saat menstruasi saja, pada hari-hari biasa area kewanitaan juga harus mendapat perhatian khusus agar terhindar dari berbagai ancaman tersembunyi. Seperti infeksi jamur, bau tidak sedap, sampai peradangan pada area kewanitaan tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online