Kejagung Limpahkan Tersangka TPPU Zarof Ricar ke Kejari Jakpus
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Ilustrasi anak-anak/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Saat bermain permainan imajinatif anak-anak sebaiknya ditemani orang tua. Pemainan ini bisa mengoptimalkan tumbuh kembang, teman bermain berfungsi mengembangkan ide.
Permainan imajinatif yang umum dilakukan anak adalah bermain masak-masakan, dokter-dokteran, kasir-kasiran, menyusun balok menjadi bangunan, dan masih banyak lagi. Saat anak sedang melakukan permainan tersebut, orang tuatetap harus terlibat dan menemani anak. Sebab ternyata, ada perbedaan pada anak yang bermain sendiri dengan anak yang bermain bersama orang dewasa terutama orangtua.
"Kalau anak bermain sendiri, imajinasinya terbatas, hanya muncul dari yang ada di kepalanya dia saja. Padahal peristiwa yang dialami anak belum begitu banyak. Tapi ketika orang dewasa menemani, akan ada pengalaman dan ide-ide baru dalam bermain sehingga imajinasi anak lebih berkembang," terang psikolog pendidikan Binky Paramitha I, belum lama ini.
Pendampingan yang dilakukan oleh orang dewasa juga berfungsi untuk mengontrol imajinasi anak. Tidak menutup kemungkinan anak akan memiliki pemikiran yang salah. Dalam situasi ini, orang dewasa berperan membetulkan pemahaman yang salah tadi dan mengarahkan ke konsep yang benar.
"Orang tua juga perlu memfasilitasi anak dengan perlengkapan yang menunjang. Kalau anak suka masak-masakan, ya belikan mainan masak-masakan. Itu menjadi bekal untuk anak berimajinasi," terang Binky.
Bagi orang tua yang bekerja, mereka bisa maksimalkan waktu yang ada bersama anak. Paling tidak, luangkan waktu 15 menit untuk bermain imajinasi dengan anak. Biarpun waktunya sebentar, tapi jika berkualitas dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan anak.
"Orang tua harus melawan rasa lelah agar anak berkembang dengan optimal. Selain itu, berikan pemahaman juga kepada yang menjaga anak saat orang tuabekerja agar mendampingi anak ketika bermain. Itu juga bisa membantu," tambah Binky.
Selain bermain peran, untuk mengasah imajinatif anak orang tuajuga bisa mengajak melakukan hal lain seperti mengajak ke museum. Kegiatan itu membuat anak melihat sesuatu yang baru sehingga muncul pengetahuan dan ide-ide baru karena pengalaman.
"Tugasnya orang tua adalah memberikan pengalaman, membiarkan anak bereksplorasi, dan jangan lupa orang tua perlu memfasilitasi," kata Binky.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kejagung melimpahkan tersangka AW dalam kasus TPPU dengan tindak pidana asal suap Zarof Ricar ke Kejari Jakarta Pusat.
Prabowo menyebut porsi hasil pengemudi ojol naik dari 80% menjadi 92%. Sejumlah pengemudi dilaporkan penghasilannya naik hingga 3 kali lipat.
Prabowo menargetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih beroperasi akhir 2026 dan pembangunan 1.582 kapal ikan modern dimulai pada 2027.
RPPLH DIY 2026-2056 disiapkan sebagai pedoman lingkungan 30 tahun. DPRD DIY meminta pembangunan ekonomi tak mengorbankan lingkungan.
Prabowo menargetkan swasembada daging sapi dan kerbau dalam 5 tahun. Danantara menggandeng JBS dengan investasi awal US$2,5 miliar.
Kekeringan Gunungkidul meluas. Sebanyak 83.757 jiwa di 71 kalurahan terdampak krisis air bersih dan bantuan mencapai 1.087 tangki.