Ini Penghormatan MotoGP untuk Mendiang Afridza Munandar
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Sonya Maramis, interpreter dalam Debat Capres-Cawapres IV. (Twitter-@sonyamaramis)
Harianjogja.com, JOGJA--Di balik Ddebat capres babak empat yang ditayangkan pada Sabtu (30/3/2019) lalu, ada sosok penting yang luput dari perhatian khalayak. Siapa dia?
Sosok itu adalah interpreter bahasa isyarat yang menerjemahkan setiap kalimat yang diucapkan para calon dalam Debat Capres-Cawapres IV.
Ia tentu sangat berjasa bagi para tunarungu yang ingin mendengarkan setiap argumen para calon dalam debat tersebut. Sosok interpreter dalam Debat Capres-Cawapres IV itu adalah Sonya Maramis.
Sonya Maramis ternyata bukan hanya mampu menerjemahkan pernyataan, namun juga mampu menerjemahkan lagu ke dalam bahasa isyarat. Pada saat jeda debat, ia dengan energik menerjemahkan lagu dangdut berjudul Sayang ke dalam bahasa isyarat.
Video aksi Sonya di sela-sela debat itu pun viral di media sosial setelah diunggah di akun Twitter @INASLI1, Minggu (31/3/2019). Dengan penuh ekspresi, ia menerjemahkan lagu Sayang ke bahasa isyarat.
"Tweeps, mau tahu apa yang dilakukan interpreter saat break di #DebatPilpres2019 semalam?" tulis si pengunggah video.
Bukan hanya saat jeda, Sonya juga menerjemahkan lagu Kemesraan yang dilantunkan saat penutupan Debat Capres-Cawapres IV Pilpres 2019. Ia tampak menerjemahkan lagu tersebut dengan penuh penghayatan.
Tak pelak aksi si interpreter itu mendapatkan apresiasi dari warganet. Video aksi energiknya dalam menerjemahkan lagu itu viral dan telah dibagikan ribuan kali di Twitter.
Sonya, melalui akun Twitternya, @sonyamaramis, mengaku aksi pada video viral itu hanya bertujuan untuk menghibur diri. "Terima kasih, aduh maaf ya, terkadang saat break, suka mencari cara menghibur diri sebelum lanjut tugas lagi," tulis Sonya, Minggu (31/3/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.
Listrik padam total di Sumatera Bagian Tengah dan Utara sejak Jumat malam. PLN ungkap gangguan sistem, warga Pekanbaru terdampak luas.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo temukan kandang ayam dan pendangkalan di Sungai Code. Pemkot siapkan normalisasi dan wisata arung jeram.
Honor dikabarkan menyiapkan HP lipat layar lebar 7,6 inci dengan chipset 2nm Snapdragon 8 Elite Gen 6. Siap meluncur 2027.
Sindikat penipuan online modus asmara dan kripto palsu di Jateng raup Rp41 miliar. Polisi tetapkan 38 tersangka, 133 korban.