Tambang Freeport Disebut-sebut Baru Habis 1 Abad Lagi
Potensi sumber daya bijih di tambang PT Freeport Indonesia masih dinilai besar. Bahkan disebut selesai ditambang setelah 100 tahun atau satu abad
Nyamuk Aedes aegypti di Laboratorium Oxitec di Campinas, Brasil (2/2/2016). Virus Zika menular melalui gigitan nyamuk Aedes. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Awal tahun 2019 ini, kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat tajam seiring memasuki puncak musim hujan. Peningkatan kasus DBD dan angka kematian akibat DBD cukup signifikan. Untuk mencegah penularan kasus ini, sebaiknya Anda megenali gejala DBD.
Tingginya angka kematian akibat DBD, salah satunya disebabkan karena keterlambatan penderita melakukan pengobatan. Oleh karena itu, perlu waspada dan mengenali tanda dan gejala penyakit yag disebabkna virus \'dengue\' yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti .
Ketua Divisi Infeksi dan Pediatri Tropik Departemen Ilmu Kesehatan Anak Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM)-FKUI Mulya Rahma Karyanti mengatakan, masa inkubasi DBD, yakni setelah adanya gigitan hingga muncul gejala DBD, rata-rata berkisar antara 5-10 hari.
Gejala yang muncul, antara lain mulai dari panas tinggi secara mendadak dan terus menerus selama 2-7 hari, sakit perut atau nyeri ulu hati, nafsu makan menurun, hingga mual-muntah, sakit kepala, dan merasa lemah.
Ada juga penderita DBD yang mengalami perdarahan spontan. Bila mengalami perdarahan, maka gejala yang muncul berupa bintik merah di kulit, perdarahan hidung (mimisan) atau gusi, berak dan muntah darah, menstruasi tambah banyak, dapat terjadi syok (kesadaran menurun, kaki dan tangan dingin).
Bila gejala yang ditunjukkan sudah sampai pada sakit perut terus menerus, muntah terus, mengalami penurunan suhu hingga kesadaran, maka sudah masuk taraf bahaya.
"Memasuki hari ke-3 demam justru itu memasuki masa bahaya. Jadi kalau hari ke-3 panas turun waspadai tiga hal, asupan minum turun, buang air kecil berkurang, tidur terus. Itu hati-hati, harus segera di bawa ke dokter," ujar Karyanti di Jakarta, Rabu (30/1/2019).
Tiga penurunan aktivitas tersebut, kata Karyanti, merupakan tanda-tanda dehidrasi yang diakibatkan terjadinya kebocoran plasma darah. Kebocoran tersebut akan membuat pasokan oksigen ke otak menjadi berkurang sehingga menyebabkan penderita merasa mengantuk.
" Nah, itu hati-hati. Kalau fase syok dia makin bisa hebat dehidrasinya. Kalau ke rumah sakit datang telat dah sulit nyari akses infus ke pembuluh. Kalau sudah muntah darah, buang air besar berdarah itu biasanya berat, harus dirawat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Potensi sumber daya bijih di tambang PT Freeport Indonesia masih dinilai besar. Bahkan disebut selesai ditambang setelah 100 tahun atau satu abad
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Johann Zarco mengalami cedera ACL, PCL, dan meniskus usai kecelakaan di MotoGP Catalunya 2026 dan terancam absen panjang.
Dugaan tindakan pungutan liar (Pungli) yang dilakukan Lurah Garongan, Panjatan, Kulonprogo masih terus didalami. Setelah bertemu Bupati Kulonprogo, Agung Setyaw
Veda Ega Pratama finis kedelapan di Moto3 Catalunya 2026 meski start dari posisi 20 dan tetap bertahan di lima besar klasemen.
Jangan sembarangan membagikan data pribadi ke chatbot AI. Ini 7 informasi sensitif yang sebaiknya tidak pernah dimasukkan ke AI.