Bambang Tewas dan Faturrohman Dianiaya saat Demo 27 Agustus, Ini Kata Yusril
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Ilustrasi otak/ist-Sciencedaily
Harianjogja.com, JAKARTA—Ada rentang waktu yang kerap disebut ideal untuk berolahraga. Para ahli kesehatan menyarankan orang dewasa berolahraga setiaknya 150 menit per minggu untuk menjaga kesehatan tubuh. Tetapi bagaimana dengan otak?
Melalui sebuah studi dalam jurnal Neurology, para peneliti yang dipimpin oleh Joyce Gomes-Osman, asisten profesor terapi fisik dan neurologi di Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller, memindai hampir 100 penelitian yang menghubungkan latihan dengan lebih dari 122 tes fungsi otak yang berbeda.
Mereka menemukan, orang yang berolahraga sekitar 52 jam selama sekitar enam bulan menunjukkan peningkatan terbesar dalam berbagai tes berpikir dan kecepatan.
"Saya tidak berpikir 52 jam adalah angka ajaib. Tetapi saya berpikir bahwa hasil ini menunjukkan kepada kita bahwa untuk mendapatkan manfaat latihan untuk otak, untuk membantu area yang terlibat dalam pemikiran dan pemecahan masalah - Anda membutuhkan paparan yang lebih lama [untuk berolahraga]," kata Gomes seperti dilansir Time belum lama ini.
Walau efek berolahraga 52 jam selama enam bulan tidak begitu kentara dalam tes memori, namun peneliti ada keterkaitan dengan fungsi penalaran dan kecepatan memproses ingatan.
“Ada tumpang tindih antara kemampuan mengatur waktu, memperhatikan dan melakukan tugas-tugas memori,” kata Gomes.
Berolahraga mempengaruhi otak dalam berbagai cara yang berbeda, dari menjaga jaringan saraf otak yang mulai menurun seiring bertambahnya usia, meningkatkan fungsi neuron, meningkatkan aliran darah ke sel otak, serta mendorong produksi faktor pertumbuhan.
“Olahraga adalah hal yang sangat hebat bagi otak. Kita perlu belajar lebih banyak, karena kita tidak memiliki sesuatu yang lebih baik saat ini untuk memerangi penurunan kognitif," kata Gomes.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Sciencedaily
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.
Pengungsi gempa NTT berkurang 4.142 orang menjadi 188.161 orang. BNPB mencatat 111 meninggal dan 95.567 rumah rusak.
MER-C Yogyakarta meresmikan gedung sekretariat baru di Sleman untuk memperkuat kegiatan kemanusiaan dan layanan kesehatan masyarakat.
Ruwatan 13 anak bajang dalam Dieng Culture Festival 2026 diwarnai kisah Laira dan permintaan unik anak-anak berambut gimbal di Dieng.
Retribusi Pantai Glagah segera diuji coba secara digital. Wisatawan bisa membayar dengan QRIS, kartu debit, kartu kredit, dan e-money.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.