Start 22 Juni, Pasar Kangen TBY 2026 Suguhkan 300 Gerai Tempo Dulu
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Judas Priest
Harianjogja.com, JOGJA—Promotor konser Judas Priest di Indonesia, Rajawali Indonesia Communication, tidak akan menyuguhkan band pembuka dalam gelaran konser band heavy metal asal Inggris itu.
CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi, menuturkan Judas Priest akan tampil sendirian. “Tidak ada band pembuka,” ungkapnya, Rabu (21/11/2018). Konser diagendakan pada 7 Desember 2018 di Ecopark Ancol, Jakarta.
Seluruh tata letak panggung sepenuhnya untuk Rob Halford dan kawan-kawan. Konser akan dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Di Indonesia, Judas Priest akan tampil minus Glen Tipton yang menderita parkinson.
Vokalis Rob Halford akan datang bersama Richie Faulkner di gitar, Ian Hill pada bas dan Scott Trafiv pada drum. Untuk menggantikan Tipton, Judas Priest menggandeng gitaris Andy Sneap. Ini menjadi konser pertama kalinya bagi legenda heavy metal itu tampil di Indonesia.
Konsernya mereka di Indonesia merupakan penutup rangkaian tur dunia mereka selama setahun ini. Berdasarkan jadwal di web mereka, Judas Priest dijadwalkan akan manggung lagi pada 27 Januari 2019 di Paris, Prancis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Tiga kandang ayam di Kedawung, Sragen, terbakar selama 4,5 jam. Sebanyak 54.000 ekor ayam mati, satu penjaga terluka, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
Harga pangan nasional hari ini, telur ayam ras Rp29.600 per kg, bawang merah Rp42.150 per kg, dan cabai rawit merah Rp54.400 per kg.
Menpar Widiyanti menargetkan Geopark Ijen mempertahankan predikat green card UNESCO melalui penguatan pengelolaan dan revalidasi pada Agustus 2026.
Kejari Boyolali menetapkan dua pegawai PT Aneka Karya Boyolali sebagai tersangka dugaan korupsi penyaluran pupuk bersubsidi periode 2023-2025.
Gudang pabrik pengolahan bambu di Pleret, Bantul, terbakar hingga menimbulkan kerugian lebih dari Rp1 miliar. Polisi masih menyelidiki penyebabnya.