RUU Pemilu: Dasco Tegaskan Parliamentary Threshold Belum Jadi Kesepakatan Final
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
Via Vallen./Istimewa-Instagram @viavallen
Harianjogja.com, JOGJA - Konflik antara penggebuk drum band Superman Is Dead (SID), Jerinx dan penyanyi dangdut Via Vallen berlanjut. Mereka saling berbalas unggahan di media sosial.
Kali ini, Jerinx menilai Via Vallen sedang berlagak jadi korban alias playing victim gara-gara disebut sebagai perempuan penghibur.
Sementara masalah pokoknya, yakni meng-cover lagu Sunset di Tanah Anarki (SDTA) milik SID tanpa izin jadi dilupakan.
"Sudah kebaca narasinya. Playing victim terus hingga orang lupa substansi permasalahannya," tulis Jerinx di Instagram, Senin (12/11/2018).
"Analoginya: masuk dapur orang tanpa permisi, makan yang bisa dimakan, saat dimarah tuan rumah karena dapurnya jadi kotor, langsung deh main sinetron. Tipikal manusia nggak tahu terima kasih," sambungnya.
Via Vallen memang sudah minta maaf karena membawakan ulang lagu SDTA tanpa izin. Tapi dalam klarifikasinya, dia kecewa lantaran disamakan Jerinx seperti perempuan penghibur.
Seperti diketahui, Jerinx SID melontarkan teguran keras pada Via Vallen melalui cuitannya di Twitter. Jerinx menuduh Via Vallen telah memperkaya dirinya sendiri dengan menyanyikan ulang lagu \'Sunset di Tanah Anarki (SDTA)\' tanpa izin dan mengkomersialkannya dalam bentuk DVD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.