Gempa 7 Magnitudo di NTT Terasa di Lombok, BMKG Keluarkan Peringatan
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Instagram Pasha Ungu/@pashaungu_vm
Harianjogja.com, JAKARTA -- Pasha Ungu rupanya belum berjumpa dengan anak-anaknya semenjak daerah Palu, Sulawesi Tengah dan sekitarnya diguncang gempa dan tsunami pada 28 September lalu.
Hal itu diungkapkan langsung oleh rekan segrup Pasha di band Ungu, Enda saat bertandang ke kantor Suara.com di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Juga : Kocak, Meme Lelaki Mirip Ahmad Dhani Nyanyi Lagu Maya
"Kalau dipikir-pikir dia (Pasha) juga belum ketemu anaknya ini sudah berapa bulan. Anaknya kan di Bogor," ujar Enda Ungu, Rabu (31/10/2018).
Ketika gempa terjadi, keempat anak Pasha memang sedang berada di Bogor, Jawa Barat. Lagipula Enda sendiri tidak menyarankan putra putri Pasha terbang ke sana. Menurutnya, daerah Palu belum kondusif pasca-bencana.
"Kalau buat ke Palu nggak mungkin karena kan kondisinya masih penuh penyemprotan gitu. Jadi mungkin masih agak lama anak-anak ke sananya. Kami berempat juga ngusulin begitu sih. Kami bilang, \'Pasha sudahlah anak-anaknya jangan dibawa ke sana\'," kaya Enda.
Justru gitaris band Ungu ini meminta supaya istri Pasha, Adelia Wilhelmina agar segera meninggalkan Palu untuk menemui anak-anaknya. Tapi, istri sahabatnya itu tidak mau.
"Malah kami ngusulin si Adel yang dibawa pulang ke Bogor. Tapi Adel nggak mau ninggalin Pasha. Kayak gitulah namanya istri yang baik," tutur Enda.
Seperti diketahui Pasha yang menjabat sebagai Wakil Walikot Palu memilih menetap di sana sampai kondisi daerahnya membaik. Begitu pun dengan istrinya, Adelia Wilhelmina.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Memasuki hari keempat, tim SAR mencari empat korban KMP Putri Yasmin dengan memperluas penyisiran Selat Lombok hingga perairan Nusa Penida.