KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Dugaan Uang untuk Reza Maghribi
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
Baim dan Paula/okezone.com
Harianjogja.com, JAKARTA--Tinggal menghitung hari, Baim Wong akan menemui hari bahagia pernikahannya dengan Paula Verhoeven. Pernikahan yang rencananya akan diselenggarakan November mendatang, Baim dan Paula akan mengusung adat Jawa saat akad.
Tema pernikahan mereka dibeberkan Paula dan Baim dalam acara Q&A di saluran YouTube milik Raditya Dika. Pemilihan adat sendiri mengikuti keluarga Paula yang masih memiliki darah Jawa.
“Kalau tema kita akad adat Jawa modern kalau resepsinya Internasional. Adat Jawa itu ikut aku karena aku ada Jawanya, semarang,” ujar Paula dalam video dari saluran YouTube Raditya Dika.
“Keluarga udah enggak terlalu tradisional banget, tapi kalau misalnya nikah memang percaya pilih hari baik. Jadi hitungan tanggal lahir Baim sama aku dihitung terus dicari,” sambung model yang memiliki tinggi badan 183 sentimeter ini.
Merencanakan pernikahan dengan adat Jawa, ternyata terdapat beberapa kesulitan yang dialami oleh pasangan ini, terlebih Baim. Dalam memilih tanggal pernikahan, mereka pun harus melalui perhitungan tradisional.
“Tanggalan juga susah kalau Jawa. dari sebulan itu cuma ada satu atau dua dan jamnya juga ditentukan,” ujar Baim Wong.
Tak hanya masalah tanggal, Baim pun masih sering lupa dengan beberapa tradisi yang akan dilakukan di pernikahannya nanti, salah satunya yaitu sungkeman.
Terlebih, Baim dan Paula sendiri tak lama lagi akan segera dipingit sehingga tak bertemu lagi sampai hari pernikahan.
“Jadi Baim juga kan mau ke Malaysia, jadi pas sebulan dia sampai Jakarta, kita sudah pingitan. Jadi udah enggak bisa ketemu lagi. Latihannya satu setengah bulan sebelumnya nah sekarang sudah lupa enggak tahu deh gimana,” tutur Paula.
Dalam pemberitaan sebelumnya, pasangan ini rencananya akan menggelar pernikahan pada 24 November mendatang. Di hari bahagia mereka itu, Baim dan Paula akan menyebar sebanyak 2000 undangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : okezone.com
KPK mendalami dugaan pemberian pihak swasta kepada Reza Maullana Maghribi, tersangka kasus suap proyek DJKA Kemenhub.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.