Investor Mengantre, Pemerintah Siapkan Perluasan KEK Kendal-Batang
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Jantung/Boldsky
Harianjogja.com, JAKARTA – Aktivitas fisik menjadi hal yang penting bagi penderita penyakit jantung untuk menjaga kebugaran tubuh dan memperpanjang angka harapan hidup.
Namun, tentunya aktivitas fisik yang dilakukan bukan yang termasuk berat. Aktivitas ringan seperti berdiri atau berjalan santai selama tujuh menit setelah 20 menit duduk di depan komputer atau menonton televisi bisa membantu kesehatan jantung.
Dilansir dari Antara, Jumat (26/10/2018), studi yang disampaikan dalam Kongres Kardiovaskular Kanada 2018 di Toronto, Kanada beberapa waktu lalu menunjukkan bergerak bisa menangkal risiko berkurangnya angka harapan hidup. Terutama, jika kalori yang dibakar lebih dari 770 kilo kalori (kkal) per hari.
“Studi kami menunjukkan bahwa pasien penyakit jantung harus menghentikan waktu tidak aktif setiap 20 menit dengan aktivitas ringan 7 menit,” papar Ailar Ramadi dari Universitas Alberta, Edmonton, Kanada kepada Indian Express.
Dia menyebutkan kegiatan sederhana seperti berdiri dan berjalan dengan langkah biasa pun akan menghabiskan lebih dari 770 kkal.
Dalam studi tersebut, tim peneliti melibatkan 132 orang penderita penyakit arteri koroner. Mereka rata-rata berusia 63 tahun dan 77% di antaranya adalah laki-laki.
Para partisipan kemudian diminta mengenakan alat pemantau aktivitas di lengan selama rata-rata 22 jam sehari selama 5 hari. Alat tersebut memantau jumlah energi yang dihabiskan selama istirahat (dari gaya hidup tak aktif), jumlah waktu tidak aktif, dan jumlah serta durasi istirahat selama setiap jam perilaku tak aktif.
Hasilnya, dari setiap jam waktu duduk, pasien penyakit jantung harus menambahkan hingga 21 menit aktivitas fisik ringan. Ramadi menerangkan hal ini akan menghabiskan 770 kkal sehari, jumlah yang terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia/Antara
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Gelora Seni 17-an di Lemahdadi Bantul menghadirkan pertunjukan lintas generasi, dari tari hingga Jathilan, dalam HUT ke-81 RI.
BTN memperkuat penyaluran FLPP di Jambi dengan mendorong rumah subsidi berkualitas dan tingkat keterhunian yang mencapai 95,07%.
Kelok 23 JJLS Gunungkidul-Bantul hampir rampung dan bakal dilengkapi tiga gardu pandang untuk menikmati panorama Laut Selatan.
DPRD Jogja meminta kantong parkir disiapkan sebelum Malioboro full pedestrian untuk mencegah parkir liar, macet, dan pungutan tak sesuai aturan.
Kejagung menyita aset bos PT QSS Sudianto alias Aseng senilai Rp338,35 miliar terkait dugaan korupsi pertambangan bauksit.