Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Para Pejabat PT Indomarco Prismatama Cabang DIY berfoto bersama para pemain film Wiro Sableng saat temu dan sapa penggemar di Indomaret Poin Colombo, Senin (3/9/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com SLEMAN- Sejumlah pemeran utama dalam film Wiro Sableng menyapa penggemarnya pada Senin (3/9/2018) malam. Para pengemar yang hadir pun antusias bertemu dengan bintang film papan atas pujaannya.
Hadir dalam temu dan sapa di Indomaret Poin Colombo itu di antaranya adalah bintang utama Wiro Sableng yakni Vino G. Bastian, Sherina Munaf, dan Marsha Timothy. Mereka hadir sekitar pukul 19.20 WIB dan langsung menyapa penggemar yang sudah menunggu mereka.
Dalam acara yang berlangsung sekitar 20 menit itu juga dihadiri para pejabat PT Indomarco Prismatama Cabang DIY. Di depan puluhan penggemar yang memenuhi Indomaret Poin, para bintang film yang hadir satu persatu menjawab pertanyaan dan sedikit menceritakan tentang film Wiro Sableng.
Salah satunya adalah Sherina Munaf yang berperan sebagai Anggini dalam film besutan Angga Dwimas Sasongko ini. Dia mengatakan sangat terkesan dengan film ini. "Pas waktu dapat tawaran main film ini awalnya sih pikir-pikir karena takut enggak bisa. Tapi setelah melihat konsepnya dan orang-orang yang terlihab aku engak bisa nolak, jadi tantangan tersendiri buat aku," ungkapnya.
Lanjut Sherina meskipun bukan film pertamanya, tapi ia harus kembali belajar karena selama ini ia lebih banyak berkecimpung di dunia musik. Dan hal itu membuatnya tertantang untuk dapat berakting dengan pemain-pemain film yang sudah sering menghiasi layar bioskop.
Sementara itu Marsya Timothy yang berperan sebagai Bidadari Angin Timur juga mengaku sangat terkesan dengan film ini. Terlebih dalam proses syuting film ini banyak berlokasi di hutan, hal itu menurutnya sangat menyenangkan.
"Hutannya itu menyenangkan, saya syuting bawa anak saya dia juga seneng. Jadi memang hutan beneran tapi sudah diset oleh tim," katanya.
Secara keseluruhan proses syuting menurutnya sangat mengesankan, di samping memang ia harus bekerja keras untuk berpenampilan bagus dengan kostum khusus. "Dukanya hampir tidak ada, kesulitannya cuma pas pakai baju yang berat itu aja sih, beratnya itu 10 kilogram," katanya.
Seusai memberikan kesan-kesannya, para pemain film Wiro Sableng juga berkesempatan memberikan bingkisan kepada penggemar. Vino G. Bastian sebagai pemeran utama Wiro Sableng yang mendapatkan kesempatan pertama langusung melontarkan pertanyaan dan tantangan kepada penggemar yang telah menonton film yang ia bintangi.
"Apresiasi terbesar kepada kami para pembuat film adalah mereka yang telah menonton film di bioskop," katanya.
Sementara itu produser film Wiro Sableng, Sheila Timothy mengatakan dalam penggarapan film ini bekerja sama dengan perusahaan produksi asal luar negeri yakni Lifelike Pictures dan 20th Century Fox. Ia berjanji akan kembali memproduksi kelanjutan film Wiro Sableng ini. "Ini baru film yang pertama nanti akan ada film kedua dan ketiga," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT