Beda Konsep Pernikahan Tradisional dan Modern
Dear calon pengantin, ini perbedaan konsep pernikahan tradisional dan modern yang perlu Anda ketahui.
Ilustrasi anak dan orang tua/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA -- Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Susanto mengatakan anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan perlindungan yang komprehensif baik dari sisi sosial, kesehatan, hingga pendidikan.
Diakui Susanto, saat ini perlindungan terhadap anak berkebutuhan khusus masih belum maksimal. Misalnya dari lingkungan sosial, Pendidikan, dan masyarakat.
Masih ada sebagian orang tua yang khawatir jika anaknya berteman dengan anak-anak berkebutuhan khusus, maka anaknya akan tertular.
“Ini perlu mendapat perhatian khusus. Banyak hal yang harus dipersiapkan agar upaya ini bisa lebih efektif. Misalnya mempersiapkan regulasi yang cukup, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga daerah. Sebab, belum semua daerah memiliki komitmen yang sama terkait perlindungan anak berkebutuhan khusus,” tuturnya.
Jika pemenuhan hak dasar anak terabaikan dan tidak terpenuhi maka akan berdampak pada perkembangan psikisnya. Maka perlu adanya kesadaran masyarakat untuk tidak memandang berbeda anak-anak berkebutuah khusus tersebut, misalnya dengan mengajak bermain bersama atau belajar bersama.
“Stimulus-stimulus tersebut bisa membuat anak-anak berkebutuhan khusus bertumbuh kembang dengan baik,” ujarnya.
Stimulus utama perlu diberikan oleh orang tua. Orang tua harus memberikan komitmen yang ekstra, kesadaran yang ekstra, dan kesabaran yang ekstra.
Anak-anak tersebut harus distimulus sekreatif mungkin dan perlu difasilitasi sehingga mereka bisa mengembangkan potensi yang dimiliki secara lebih optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Dear calon pengantin, ini perbedaan konsep pernikahan tradisional dan modern yang perlu Anda ketahui.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.