Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Fathin (Kabar24)
http://images.harianjogja.com/2013/01/Fatin-Shidqia-Lubis-Twitter.com-13-293x300.jpg" alt="" width="293" height="300" />JAKARTA-Peserta kompetisi X Factor Indonesia, Fathin Shidqia Lubis, ternyata mendapat buah pahit dari ketenarannya.
Pasalnya, di samping beragam pujian yang diterima remaja putri yang menghebohkan setelah menyanyikan lagu Grenade dari Bruno Mars itu mendapatkan kritik pahit dari berbagai pihak.
Salah satu kritik paling keras datang dari akun Twitter @indrAMers yang menuliskan, “Kalo nyanyi kayak @fshidqia mah ponakan gue juga bisaaa! Itu masih biasa banget, jadi nggak usah lebay dengan berita-berita bohong! BACA tuh TL nya @BrunoMarsINDO.”
Selain itu, ada beberapa kritikan lainnya yang menyerang Fatin ini.
Namun, remaja yang follower Twitter-nya langsung melonjak ke angka 40.000 dalam waktu seminggu ini menanggapi kritikan itu dengan tenang.
Pada akun Twitter-nya @fshidqia menulis, “Setiap hal pasti ada pro dan kontra. Oke, aku tahan banting.”
Pada minggu keempat, X Factor Indonesia yang ditayangkan di RCTI setiap Jumat pukul 21.00 memasuki babak Boot Camp. (Kabar24/ms)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.