dr Tompi Tawarkan Pengobatan Gratis untuk Mahasiswa yang Terluka Saat Demo

Jumali
Jumali Sabtu, 31 Oktober 2026 21:17 WIB
dr Tompi Tawarkan Pengobatan Gratis untuk Mahasiswa yang Terluka Saat Demo

Tompi/ Instagram

Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa yang mengalami luka saat mengikuti demonstrasi berpeluang mendapat bantuan medis gratis dari penyanyi sekaligus dokter Teuku Adifitrian atau dr Tompi. Ia menyatakan bersedia membantu menangani luka, termasuk melakukan tindakan penjahitan apabila diperlukan.

Tawaran tersebut disampaikan Tompi melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (31/10/2026). Dalam pernyataannya, ia membuka kesempatan bagi mahasiswa yang terluka ketika menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi dan membutuhkan pertolongan medis. Bantuan itu dapat diberikan kepada mahasiswa yang memerlukan penanganan luka, khususnya tindakan penjahitan.

Tompi menegaskan bahwa bantuan medis tersebut tidak dipungut biaya. Kesediaan itu disampaikan secara terbuka melalui unggahannya di media sosial agar mahasiswa yang mengalami cedera saat berunjuk rasa dapat mengetahui tawaran pertolongan tersebut.

"Kalau ada mahasiswa yang demo terluka dan perlu bantuan dijahit, saya bersedia bantu dan free," kata Tompi.

Pernyataan tersebut menunjukkan kesediaan Tompi untuk membantu mahasiswa yang membutuhkan penanganan medis setelah mengalami luka saat demonstrasi. Meski demikian, ia belum menjelaskan secara terperinci mengenai mekanisme, persyaratan, maupun lokasi pemberian bantuan. Informasi yang disampaikan sejauh ini berfokus pada kesediaannya memberikan bantuan secara cuma-cuma, terutama bagi mahasiswa yang membutuhkan tindakan jahit luka.

Selain menawarkan bantuan medis, pria kelahiran Lhokseumawe, 22 September 1978, itu turut menyampaikan harapannya terhadap perbaikan kebijakan pemerintah. Tompi berharap kebijakan yang dibuat pemerintah ke depan dapat semakin baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Ia mengungkapkan kekecewaannya karena perubahan kebijakan yang diharapkan belum kunjung terlihat. Menurut pernyataannya, harapan agar terjadi perbaikan selalu muncul setiap hari, tetapi kondisi yang diharapkan belum juga terwujud.

"Setiap bangun pagi berharap perbaikan kebijakan, eh enggak kunjung berubah lebih baik. Malah makin ke sana," sambungnya.

Meski menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah, Tompi menyatakan dukungannya terhadap aksi mahasiswa selama demonstrasi tersebut dapat membawa perubahan positif bagi Indonesia. Aksi penyampaian aspirasi itu diharapkan mampu mendorong perbaikan kebijakan yang memberikan dampak baik bagi masyarakat.

Di akhir pernyataannya, Tompi juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa yang mengikuti demonstrasi. Ia berharap mereka tetap dalam keadaan sehat dan baik-baik saja selama menyampaikan aspirasi. Pesan tersebut sekaligus menjadi penutup pernyataannya mengenai tawaran bantuan medis gratis dan dukungan terhadap mahasiswa.

"Semoga sehat-sehat dan baik-baik semua," tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online