Ini Cara Cek Kadar Emas, Kenali Keaslian Tanpa Merusak Perhiasan

Sunartono
Sunartono Minggu, 12 Juli 2026 08:47 WIB
Ini Cara Cek Kadar Emas, Kenali Keaslian Tanpa Merusak Perhiasan

Emas Antam - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Cara cek kadar emas penting dipahami sebelum membeli, menjual, maupun menyimpan perhiasan dan logam mulia. Mengetahui tingkat kemurnian emas tidak hanya membantu memperkirakan nilai aset, tetapi juga mengurangi risiko tertipu oleh emas palsu atau emas dengan kadar yang tidak sesuai.

Banyak orang masih menilai kualitas emas hanya dari warna dan tampilannya. Padahal, cara tersebut belum cukup untuk memastikan kandungan emas yang sebenarnya. Ada sejumlah metode yang bisa digunakan, mulai dari pemeriksaan sederhana hingga pengujian menggunakan teknologi modern tanpa merusak perhiasan.

Mengapa Kadar Emas Perlu Dicek?

Kadar emas menunjukkan persentase kandungan emas murni dalam sebuah perhiasan atau logam mulia. Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai jualnya.

Sebagai gambaran, emas 24 karat memiliki tingkat kemurnian sekitar 99,9%, sedangkan emas 18 karat mengandung sekitar 75% emas dan sisanya merupakan campuran logam lain untuk meningkatkan kekuatan material.

Selain menjadi acuan harga, pengecekan kadar emas juga memberikan sejumlah manfaat, antara lain:

Mengurangi risiko membeli emas palsu.
Membantu menentukan nilai jual emas secara lebih akurat.
Memastikan kualitas produk sesuai standar industri perhiasan.

Cara Cek Kadar Emas Tanpa Merusak Perhiasan

Berikut beberapa metode yang umum digunakan untuk mengetahui kadar emas dilansir dari laman Pegadaian.

1. Periksa Cap atau Kode pada Perhiasan

Cara paling sederhana adalah melihat cap atau kode yang tertera pada emas. Kode tersebut menunjukkan tingkat kemurnian logam.

Beberapa kode yang umum dijumpai antara lain:

Kode Kadar Emas yang Umum Ditemukan

Beberapa kode yang biasanya tertera pada perhiasan emas antara lain:

999 atau 24K: sekitar 99,9% emas murni.
916 atau 22K: mengandung 91,6% emas.
750 atau 18K: mengandung 75% emas.
585 atau 14K: mengandung 58,5% emas.
375 atau 9K: mengandung 37,5% emas.

Meski praktis, cara ini tidak selalu menjamin keaslian karena cap dapat memudar atau dipalsukan.

2. Menghitung Kepadatan Emas

Metode ini memanfaatkan perbedaan berat emas saat berada di udara dan di dalam air.

Langkah-langkahnya:

Timbang emas dalam kondisi kering (Berat A).
Timbang kembali saat emas dicelupkan ke dalam air (Berat B).

Hitung menggunakan rumus:

Kepadatan = Berat A ÷ (Berat A − Berat B)

Hasil perhitungan kemudian dibandingkan dengan standar kepadatan emas untuk memperkirakan tingkat kemurniannya.

3. Menggunakan Alat X-Ray Fluorescence (XRF)

Teknologi X-Ray Fluorescence (XRF) menjadi salah satu metode paling akurat untuk mengetahui kadar emas tanpa merusak barang.

Alat ini memancarkan sinar X ke permukaan logam, kemudian membaca kandungan unsur berdasarkan pantulan energi yang dihasilkan. Dari proses tersebut dapat diketahui persentase emas beserta logam campurannya secara detail.

Karena tingkat akurasinya tinggi, metode ini banyak digunakan di laboratorium maupun toko emas berskala besar.

4. Menggunakan Gold Tester Digital

Gold tester merupakan alat elektronik yang dirancang untuk mengukur kadar emas secara cepat.

Cara penggunaannya cukup sederhana, yaitu dengan menempelkan sensor atau probe pada permukaan emas. Selanjutnya hasil pengukuran akan muncul di layar digital.

Walaupun praktis, akurasi hasil tetap dapat dipengaruhi oleh lapisan emas maupun komposisi logam campuran.

Tabel Konversi Karat ke Persentase Emas

Perhitungan kadar emas juga dapat dilakukan menggunakan rumus berikut:

Persentase Kemurnian = Nilai Karat ÷ 24 × 100

Berikut konversi kadar emas berdasarkan satuan karat:

24 karat (24K): 99,9% emas, termasuk emas murni.
22 karat (22K): 91,6% emas, tergolong emas berkualitas tinggi.
20 karat (20K): 83,3% emas, termasuk kualitas menengah.
18 karat (18K): 75% emas, paling umum digunakan untuk perhiasan.
14 karat (14K): 58,5% emas, mengandung campuran logam lebih banyak.
10 karat (10K): 41,7% emas, kandungan logam campurannya lebih dominan.
9 karat (9K): 37,5% emas, umumnya digunakan untuk kebutuhan industri maupun perhiasan tertentu.

Tips Memastikan Keaslian Emas

Selain mengetahui kadar emas, penting pula memastikan bahwa emas tersebut benar-benar asli.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

1. Membeli emas dari toko atau lembaga yang memiliki reputasi baik.
2. Memastikan emas batangan memiliki sertifikat resmi yang memuat kadar, berat, nomor seri, dan tanggal produksi.
3. Menguji dengan magnet sebagai pemeriksaan awal karena emas asli tidak bersifat magnetis.
4. Menggunakan metode batu asah dan cairan penguji yang sebaiknya dilakukan oleh tenaga profesional karena melibatkan bahan kimia.

Pegadaian Sediakan Layanan Sertifikasi Emas

Bagi masyarakat yang masih ragu terhadap keaslian atau kadar emas yang dimiliki, Pegadaian menyediakan layanan sertifikasi melalui Pegadaian G-Lab.

Layanan ini didukung tenaga profesional dan peralatan pengujian modern untuk memeriksa emas, perhiasan, berlian, batu mulia, hingga berbagai barang berharga lainnya.

Hasil pengujian disertai laporan resmi yang dapat digunakan sebagai referensi saat membeli, menjual, maupun sebagai dokumen pendukung kepemilikan aset.

Dengan layanan tersebut, pemilik emas dapat mengetahui tingkat keaslian, karakteristik, dan kualitas logam mulia secara lebih akurat dan transparan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online