Kebakaran Restoran di Bangkok, 30 Tewas Termasuk 17 Perempuan
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Thomas Ramdhan/Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Kabar mengejutkan datang dari industri musik Indonesia. Thomas Ramdhan, basis dari GIGI, diduga kuat akan mengakhiri kebersamaannya dengan band tersebut setelah puluhan tahun berkarier bersama.
Dugaan ini mencuat seusai Thomas mengunggah pernyataan bernada reflektif melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu (11/4/2026) malam. Unggahan tersebut langsung viral dan memicu spekulasi luas di kalangan penggemar.
Unggahan Bernada Sindiran
Dalam unggahannya, Thomas menyinggung soal pertemanan dan kepercayaan yang diduga berkaitan dengan konflik internal.
“Andai km temen baik jangan menusuk dari belakang. Buktikan kl km temen sejati… kemungkinan 25 April 2026 hari terakhir sy bareng @gigibandofficial,” tulisnya.
Ia juga menuliskan pernyataan lain dengan nada lebih keras melalui fitur Instagram Story yang semakin memicu spekulasi publik.
Unggahan tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet. Banyak penggemar menyayangkan kemungkinan hengkangnya Thomas, mengingat perannya yang besar dalam perjalanan GIGI.
Selain itu, Thomas juga menyinggung soal keyakinannya terhadap rezeki yang telah diatur, yang dinilai sebagai isyarat akan langkah baru dalam kariernya.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak GIGI maupun manajemen terkait kabar tersebut. Kondisi ini membuat publik masih menunggu kepastian mengenai masa depan band yang telah berkiprah lebih dari tiga dekade.
Peran Penting Thomas di GIGI
Thomas Ramdhan merupakan salah satu personel kunci sejak awal berdirinya GIGI pada 1994 bersama Dewa Budjana dan Ronald Fristianto. Ia dikenal dengan karakter permainan bass yang kuat dan menjadi fondasi musik GIGI.
Di luar aktivitasnya bersama GIGI, Thomas juga dikenal sebagai penulis lagu, termasuk lagu “Kembalilah Kasih (Kita Harus Bicara)” yang dipopulerkan oleh Anggun C. Sasmi.
Menanti Kepastian
Jika kabar ini benar, kepergian Thomas akan menjadi kehilangan besar bagi GIGI dan penggemarnya. Namun, peluang rekonsiliasi masih terbuka selama belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait. Publik kini menantikan klarifikasi resmi yang akan menentukan kelanjutan perjalanan salah satu band legendaris Indonesia tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran restoran Rong Beer Na Ladprao di Bangkok tewaskan 30 orang, mayoritas terjebak di toilet. 17 perempuan dan 8 pria teridentifikasi.
Hasto Wardoyo meminta MPLS di Kota Jogja menjadi ruang menghilangkan kecemasan siswa baru, bukan ajang bullying maupun perpeloncoan.
Bregada Jaga Malioboro Jadi Daya Tarik Wisata, Pengunjung Antusias Berfoto dan Bertanya Seputar Budaya Jogja
Program Makan Bergizi Gratis di Bantul kembali berjalan. Sekitar 100 dapur telah beroperasi, sementara 35 lainnya masih menyelesaikan persiapan.
Bendungan Jlantah di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar adalah salah satu bendungan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
SMPN 10 Jogja menambah dua rombongan belajar pada tahun ajaran 2026/2027 sehingga mampu menampung 64 siswa tambahan di tengah tingginya minat SMP negeri.