Toyota Century SUV Jadi Mobil Dinas PM Jepang, Gantikan Sedan
PM Jepang Sanae Takaichi gunakan Toyota Century SUV sebagai mobil dinas baru. Dilengkapi anti peluru, lampu identifikasi, dan mesin PHEV 400 dk.
Beyonce/REUTERS-Eduardo Munoz
Harianjogja.com, JOGJA—Penyanyi pop dunia Beyoncé kembali menjadi sorotan setelah merilis lagu baru berjudul Morning Dew (Donk), Sabtu (4/7/2026) waktu Amerika Serikat. Lagu tersebut menjadi karya solo terbaru yang dirilis setelah sekitar dua tahun, sekaligus membuka hitung mundur menuju perayaan ulang tahunnya yang ke-45 pada 4 September mendatang dan peringatan 20 tahun album B'Day.
Kehadiran lagu baru ini langsung memancing antusiasme penggemar yang selama beberapa waktu terakhir menantikan proyek musik terbaru dari pemilik puluhan penghargaan Grammy tersebut. Tidak sedikit yang menilai perilisan Morning Dew menjadi sinyal awal bagi langkah besar Beyoncé berikutnya di industri musik.
Morning Dew ternyata bukan lagu yang benar-benar baru diciptakan pada 2026. Berdasarkan informasi yang beredar, lagu tersebut merupakan versi final dari demo lama berjudul Donk yang sempat direkam pada 2013 saat proses penggarapan album self-titled Beyoncé. Namun, lagu itu tidak masuk dalam daftar trek resmi album dan akhirnya tersimpan selama bertahun-tahun.
Nama lagu tersebut kembali ramai dibicarakan setelah versi demonya bocor ke publik pada September 2023. Potongan audio yang beredar luas di media sosial, khususnya TikTok, membuat banyak penggemar berharap Beyoncé suatu saat akan merilis versi resminya. Harapan itu akhirnya terwujud pada awal Juli 2026.
Dalam proses kreatifnya, Hollywoodreporter melaporkan, Morning Dew ditulis bersama sejumlah nama besar industri musik seperti Pharrell Williams, The-Dream, dan Darius Dixon. Sementara proses produksi ditangani langsung oleh Beyoncé bersama Pharrell Williams.
Secara musikal, lagu ini mengusung nuansa R&B yang menjadi salah satu identitas kuat Beyoncé sepanjang kariernya. Liriknya menggambarkan romantisme dan gairah dalam hubungan yang telah berlangsung lama dengan berbagai metafora dan permainan kata yang khas.
Salah satu penggalan lirik yang banyak dibicarakan berbunyi, “I think I wanna go back to school and have my locker full of pictures of you / So give me that 'A' in biology, I'm graduatin' soon.”
Selain merilis lagu, Beyoncé juga menghadirkan video lirik bernuansa hitam-putih yang menampilkan berbagai rekaman arsip dan visual personal. Video tersebut disutradarai oleh Cliff Watts, fotografer yang pernah bekerja sama dengan Beyoncé dalam sejumlah proyek, termasuk pemotretan untuk sampul Sports Illustrated Swimsuit edisi 2007.
Peluncuran Morning Dew juga memunculkan kembali pembahasan mengenai proyek Act III yang hingga kini belum diumumkan secara resmi. Penggemar meyakini lagu tersebut dapat menjadi petunjuk awal menuju album berikutnya setelah Renaissance dan Cowboy Carter.
Spekulasi tersebut semakin menguat karena Beyoncé selama beberapa tahun terakhir memang membangun konsep trilogi musik yang dimulai melalui Renaissance dan berlanjut dengan Cowboy Carter. Banyak anggota BeyHive, sebutan komunitas penggemarnya, menduga proyek ketiga akan segera diperkenalkan dalam waktu dekat.
Momentum perilisan lagu baru ini juga memiliki nilai simbolis tersendiri. Beyoncé saat ini berada dalam fase penting kariernya setelah mencatat sejarah melalui Cowboy Carter yang membawanya meraih penghargaan Grammy untuk kategori Album of the Year. Penghargaan tersebut menjadi pencapaian yang lama dinantikan, mengingat sebelumnya ia beberapa kali gagal memenangkan kategori tersebut meski telah menjadi artis dengan koleksi Grammy terbanyak sepanjang sejarah.
Dengan hadirnya Morning Dew, Beyoncé tidak hanya mengobati kerinduan penggemar terhadap karya baru, tetapi juga kembali membuka ruang spekulasi mengenai arah perjalanan musiknya berikutnya. Publik kini menanti apakah lagu tersebut sekadar hadiah spesial menjelang ulang tahun atau menjadi pembuka menuju era baru dalam karier salah satu ikon musik terbesar dunia tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PM Jepang Sanae Takaichi gunakan Toyota Century SUV sebagai mobil dinas baru. Dilengkapi anti peluru, lampu identifikasi, dan mesin PHEV 400 dk.
Presiden Federasi Sepak Bola Prancis mengecam komentar Jose Luis Chilavert yang menyebut Timnas Prancis sebagai tim Afrika menjelang Piala Dunia 2026.
Disdikpora Bantul menyiapkan regrouping satu SD negeri di Dlingo yang terus kekurangan murid dan tidak membuka pendaftaran siswa baru pada SPMB 2026.
Osmar Loss dikabarkan lebih dekat ke Dewa United sebagai pelatih baru. Jurnalis Italia bantah rumor Loss ke Persib Bandung. Simak update bursa transfer Liga.
DPRD Bantul mengkritik kesiapan TPR Parangtritis yang dinilai belum layak dan berpotensi memengaruhi PAD serta citra wisata unggulan daerah.
Amerika Serikat menghadapi Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Tuan rumah mengandalkan Pulisic, sementara Belgia mengandalkan De Bruyne dan Lukaku.