Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Imunisasi anak balita. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Imunisasi anak mudik Lebaran sebaiknya dilakukan minimal 14 hari sebelum keberangkatan agar perlindungan terbentuk optimal selama perjalanan dan libur panjang. Orang tua diminta memastikan jadwal vaksin tidak terlalu mepet demi menjaga daya tahan tubuh anak.
Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A (K), dokter spesialis anak subspesialis respirologi, menjelaskan vaksin membutuhkan waktu untuk membangun kekebalan tubuh secara efektif.
“Perlindungan selama perjalanan memerlukan waktu cukup agar vaksin menimbulkan kekebalan. Sebagian besar vaksin butuh 14 hari atau dua pekan untuk itu,” katanya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, imunisasi anak mudik Lebaran yang dilakukan terlalu dekat dengan hari keberangkatan justru berisiko menimbulkan ketidaknyamanan. Efek samping seperti demam atau nyeri di lokasi suntikan kerap muncul setelah vaksinasi.
“Jangan vaksin hari ini lalu besok langsung berangkat, karena bukan kenyamanan yang didapat, melainkan kemungkinan demam, nyeri suntikan, dan kekebalan belum terbentuk akibat waktu kurang,” jelas Dokter Nastiti. Ia juga mengingatkan orang tua menyiapkan obat penurun demam sebagai langkah antisipasi selama perjalanan imunisasi anak mudik Lebaran.
Imunisasi anak mudik Lebaran dinilai krusial untuk meningkatkan ketahanan terhadap influenza, infeksi saluran pernapasan akibat pneumococcus, campak, hingga Covid-19. Selain itu, vaksin hepatitis A dan B direkomendasikan bagi anak yang belum mendapatkannya.
Ia menambahkan, idealnya setiap anak telah memiliki imunisasi dasar lengkap sesuai pedoman Kementerian Kesehatan, meliputi hepatitis B, BCG, polio, difteri-tetanus, campak, dan rubella. “Ikuti program pemerintah, seharusnya semua sudah terpenuhi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya imunisasi anak mudik Lebaran agar perjalanan dan momen berkumpul bersama keluarga tetap berlangsung aman dan nyaman dengan perlindungan kesehatan yang memadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.