Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Oratmangoen dan Romeny Cetak Gol
Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Ilustrasi vaksin - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Dokter Soedjatmiko menyebut penelitian terbaru menemukan virus Human Papilloma (Human Papilloma Virus/HPV) tersebar di ratusan lokasi ruang publik sehingga risiko penularannya tidak hanya berasal dari aktivitas seksual.
Hal ini diutarakan dokter spesialis anak bidang tumbuh kembang anak dan pediatri sosial dari Universitas Indonesia Prof. Soedjatmiko, Sp.A.
Berdasarkan publikasi tahun 2025 di China, ditemukan sebaran virus HPV sebanyak 24 persen di 360 lokasi ruang publik yang terjamah masyarakat.
“Di toilet jongkok ada 53 persen, di wastafel 14,2 persen, di pegangan pintu ada, di puskesmas ada, di rumah sakit obgyn ada, di rumah sakit umum ada, dan konsentrasi virusnya cukup tinggi. Artinya gampang bisa menular,” kata Soedjatmiko dalam acara Kelas Jurnalis Lawan Misinformasi Kanker Leher Rahim di Era AI di Jakarta, Senin (17/11/2025).
Ia mengatakan virus HPV di tempat umum berisiko menimbulkan kanker leher rahim dan bisa menetap selama tujuh jam sejak virus masuk ke leher rahim.
Sayangnya infeksi virus HPV tidak akan terasa selama 15-20 tahun dan baru terdiagnosis pada waktu pemeriksaan leher rahim, proses kelahiran, dan kontak erat dengan perempuan yang HPV positif. Sementara virus bisa menyebar keluar pada saat pemeriksaan leher rahim, saat menstruasi dan pada waktu berhubungan intim.
“ Sebanyak 70-90 persen tanpa gejala dan kadang-kadang bisa sembuh 1-2 tahun, yang 5-10 persen virusnya menetap. Orangnya juga gak rasa apa-apa, ini masalahnya. Kalau dia menetap di leher rahim, 15-20 tahun kemudian akan berkembang menjadi kanker leher rahim, yang kalau sudah mulai bergejala, maka sudah stadium lanjut,” katanya.
Sementara itu, virus HPV juga tidak hanya bisa dialami perempuan namun juga bisa menularkan kanker kepada laki-laki seperti pada penis dan rongga mulut meskipun jumlah penelitiannya masih sedikit.
Maka itu Soedjatmiko sangat menyarankan untuk melakukan vaksinasi HPV khususnya kepada remaja perempuan sebelum berusia 15 tahun, selain juga menjaga kebersihan diri dan lingkungan.
Sesuai rekomendasi organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) memprioritaskan perempuan berusia 11 tahun melakukan satu dosis vaksin HPV sekali. Langkah ini juga didukung oleh pemerintah yakni Kementerian Kesehatan yang juga memprioritaskan siswa kelas 5 SD untuk melakukan vaksinasi HPV.
Ia mengatakan efikasi satu dosis vaksin HPV mampu melindungi 80 persen sampai 90 persen perempuan dari virus HPV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.
Pertumbuhan anak perempuan yang lambat perlu dipantau. Kenali faktor penyebab perawakan pendek dan risiko gangguan kromosom.