Jokowi Bakal Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI November 2026
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Ilustrasi vaksinasi - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Virus influenza mudah menyebar di ruang publik seperti bandara, hotel, hingga tempat wisata. Vaksin flu direkomendasikan dokter untuk menjaga tubuh tetap kuat selama liburan.
Saat musim liburan, banyak orang fokus merencanakan destinasi, akomodasi, hingga aktivitas yang ingin dilakukan. Namun, satu hal penting sering terlewat: melindungi diri dari risiko flu melalui vaksinasi influenza, kata dr. Alius Cahyadi, Sp.PD, FPCP, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Bethsaida Hospital Gading Serpong.
“Liburan sering kali membuat daya tahan tubuh menurun karena kelelahan, stres, dan perubahan cuaca. Ini membuka celah bagi virus influenza untuk menyerang,” ujarnya beberapa waktu lalu seperti dikutip dari Antara.
Gejala dan Risiko Komplikasi
Influenza dapat muncul tiba-tiba dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri otot dan sendi, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, hingga kelelahan berat.
Pada kelompok rentan—anak-anak, lansia, dan ibu hamil, flu dapat memicu komplikasi seperti pneumonia atau bronkitis, serta memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya.
Pentingnya Vaksinasi Influenza
“Vaksinasi influenza adalah cara paling efektif untuk mencegah flu saat liburan. Vaksin bekerja seperti perisai tubuh agar kita tetap sehat dan bisa menikmati waktu bersama keluarga tanpa gangguan,” kata dr. Alius.
Ia menambahkan, meskipun seseorang yang sudah divaksin masih bisa tertular, gejalanya biasanya lebih ringan dan masa pemulihannya lebih cepat. Selain itu, vaksinasi membantu melindungi orang-orang di sekitar yang belum bisa menerima vaksin karena kondisi medis tertentu.
Meningkatnya Risiko Penularan saat Mobilitas Tinggi
Aktivitas di bandara, stasiun, hotel, dan tempat wisata membuat interaksi antarmanusia meningkat signifikan selama musim liburan. Hal ini memperbesar potensi penularan virus influenza.
Karena itu, menyiapkan tubuh dengan vaksin influenza seharusnya menjadi bagian dari persiapan liburan yang tak kalah penting dibanding koper atau tiket pesawat.
Peran Vaksinasi dalam Perlindungan Kolektif
Lebih jauh, vaksinasi memberikan efek perlindungan tidak langsung bagi orang lain.
“Dengan divaksin, kita tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga melindungi mereka yang secara medis tidak dapat menerima vaksin. Inilah konsep herd immunity,” jelas dr. Alius.
Dengan demikian, vaksinasi flu bukan hanya pilihan personal, tetapi juga bentuk tanggung jawab kolektif untuk menjaga kesehatan bersama, terutama saat berada di ruang publik atau melakukan perjalanan jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jokowi disebut bakal dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina PSI pada November 2026 bersamaan Rapimnas dan HUT PSI di Surabaya.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.