Aplikasi Pelacak HP untuk Android dan iPhone, Mana Pilihanmu?
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.
Instagram: PETA
Harianjogja.com, JOGJA—Penampilan Sabrina Carpenter di Grammy Awards 2026 memantik polemik setelah organisasi hak hewan PETA mengecam penggunaan burung merpati putih hidup sebagai properti panggung. Aksi tersebut dinilai tidak etis dan berpotensi membahayakan kesejahteraan satwa di tengah kondisi panggung yang ekstrem.
Kontroversi ini mencuat seusai Grammy Awards ke-68 digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, Minggu (1/2/2026). Sabrina Carpenter membawakan lagu terbarunya, “Manchild,” dengan konsep teatrikal bertema bandara. Namun perhatian publik beralih saat ia mengeluarkan seekor burung merpati putih hidup dari dalam topi, di bawah sorotan lampu terang dan riuh penonton.
PETA menyampaikan kecaman terbuka melalui media sosial pada Senin (2/2/2026) dan menyebut aksi tersebut tidak etis serta kejam. Organisasi itu menilai lingkungan panggung—yang sarat suara bising, kerumunan, dan pencahayaan intens—dapat memicu stres berat pada burung. PETA bahkan melabeli keputusan tersebut sebagai “bodoh dan tidak berguna,” mengkritik keras tim kreatif yang masih melibatkan hewan hidup demi efek visual.
Menurut PETA, hewan bukanlah properti hiburan dan tidak seharusnya dieksploitasi untuk kepentingan artistik. Mereka menyayangkan insiden ini terjadi pada 2026, saat kesadaran perlindungan satwa dinilai semestinya lebih maju. Gelombang kritik pun viral, memicu perdebatan warganet soal batas kreativitas seni dan etika terhadap makhluk hidup.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Sabrina Carpenter maupun manajemennya. Di tengah sorotan tersebut, Sabrina juga tercatat belum meraih kemenangan pada Grammy Awards 2026 meski masuk enam nominasi. Publik kini menanti klarifikasi terkait alasan penggunaan merpati hidup dalam penampilan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehilangan HP? Tenang, ada 7 aplikasi pelacak seperti Find My, Life360, dan Prey. Bisa lacak lokasi, kunci perangkat, hingga bunyikan alarm.
Kejagung menyebut Febrie Adriansyah masih menerima 50% gaji pokok setelah dinonaktifkan sementara sebagai jaksa dan menjadi tersangka.
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Jogja telah mencapai 71 persen. BPS optimistis pendataan selesai pada 31 Agustus 2026.
Arsenal mencapai kesepakatan merekrut Bruno Guimaraes dari Newcastle United senilai Rp1,8 triliun, menurut Fabrizio Romano.
PPATK mencatat nilai perputaran judi online turun 12,9% pada Semester I 2026, tetapi jumlah transaksi melonjak hingga 467,32 juta.
Selomartani mulai mengembangkan pertanian cerdas berbasis IoT melalui CSR AAMAI 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas petani.