AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Instagram: PETA
Harianjogja.com, JOGJA—Penampilan Sabrina Carpenter di Grammy Awards 2026 memantik polemik setelah organisasi hak hewan PETA mengecam penggunaan burung merpati putih hidup sebagai properti panggung. Aksi tersebut dinilai tidak etis dan berpotensi membahayakan kesejahteraan satwa di tengah kondisi panggung yang ekstrem.
Kontroversi ini mencuat seusai Grammy Awards ke-68 digelar di Crypto.com Arena, Los Angeles, Minggu (1/2/2026). Sabrina Carpenter membawakan lagu terbarunya, “Manchild,” dengan konsep teatrikal bertema bandara. Namun perhatian publik beralih saat ia mengeluarkan seekor burung merpati putih hidup dari dalam topi, di bawah sorotan lampu terang dan riuh penonton.
PETA menyampaikan kecaman terbuka melalui media sosial pada Senin (2/2/2026) dan menyebut aksi tersebut tidak etis serta kejam. Organisasi itu menilai lingkungan panggung—yang sarat suara bising, kerumunan, dan pencahayaan intens—dapat memicu stres berat pada burung. PETA bahkan melabeli keputusan tersebut sebagai “bodoh dan tidak berguna,” mengkritik keras tim kreatif yang masih melibatkan hewan hidup demi efek visual.
Menurut PETA, hewan bukanlah properti hiburan dan tidak seharusnya dieksploitasi untuk kepentingan artistik. Mereka menyayangkan insiden ini terjadi pada 2026, saat kesadaran perlindungan satwa dinilai semestinya lebih maju. Gelombang kritik pun viral, memicu perdebatan warganet soal batas kreativitas seni dan etika terhadap makhluk hidup.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Sabrina Carpenter maupun manajemennya. Di tengah sorotan tersebut, Sabrina juga tercatat belum meraih kemenangan pada Grammy Awards 2026 meski masuk enam nominasi. Publik kini menanti klarifikasi terkait alasan penggunaan merpati hidup dalam penampilan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Delapan gerai KDMP Bantul telah diverifikasi. Hasil pemeriksaan akan menjadi bahan laporan tim dan review BPKP terkait pembangunan.
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mulai beroperasi 1 Oktober 2026 dan akan dievaluasi pemerintah pada 7 Oktober.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.