Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA — Maraknya klaim perawatan kulit di iklan dan media sosial mendorong sebagian konsumen mencoba penggunaan produk di luar peruntukannya. Salah satu tren yang belakangan ramai diperbincangkan adalah penggunaan sampo hingga ke area wajah.
Menanggapi fenomena tersebut, dokter umum dr. Kevin Mak menegaskan bahwa sampo dan pembersih wajah memiliki fungsi yang berbeda. Perbedaan ini berkaitan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing area kulit.
Menurutnya, sampo diformulasikan khusus untuk membersihkan kulit kepala yang cenderung lebih berminyak. Sementara itu, kulit wajah memiliki struktur yang lebih sensitif dan membutuhkan produk dengan formula yang lebih lembut.
Jika sampo digunakan pada wajah, dr. Kevin mengingatkan lapisan pelindung kulit atau skin barrier dapat terganggu. Kondisi ini justru berpotensi memicu masalah kulit baru.
“Kalau skin barrier terganggu, biasanya bukan menyelesaikan masalah, malah menimbulkan masalah. Salah satu dampak yang bisa muncul adalah timbulnya milia,” ujarnya dalam acara screening Head & Shoulders Scalpvengers di Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, milia merupakan benjolan kecil yang muncul akibat tersumbatnya kelenjar minyak atau kelenjar keringat oleh kotoran. Penyumbatan tersebut dapat dipicu oleh penggunaan produk yang tidak sesuai dengan fungsi kulit wajah.
Tidak Dianjurkan Secara Medis
Dr. Kevin menegaskan penggunaan sampo sebaiknya hanya terbatas pada kulit kepala. Pemakaian pada area wajah, terlebih jika dilakukan secara rutin, tidak dianjurkan dari sisi medis.
Ia juga menanggapi klaim yang menyebut sampo bisa dimanfaatkan untuk mengatasi milia. Menurutnya, secara umum sampo memang tidak dirancang untuk perawatan kulit wajah.
“Secara medis, sampo tidak ditujukan untuk area wajah. Namun, memang ada kondisi tertentu di perbatasan antara rambut dan wajah yang sering disalahartikan sebagai milia,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan kemunculan milia di sekitar garis rambut biasanya berkaitan dengan peralihan karakter antara kulit kepala dan kulit wajah.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menggunakan sampo pada seluruh area wajah.
Dr. Kevin mengimbau masyarakat agar lebih kritis terhadap berbagai klaim perawatan kulit yang beredar di media sosial. Memahami fungsi setiap produk dan menggunakannya sesuai peruntukan dinilai menjadi langkah paling aman untuk menjaga kesehatan kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.