Siswa Diduga Merakit Bom di MAN 3 Padang, Belajar dari Internet
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Ekspresi marah./Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Amarah bisa jadi sinyal penting dalam hidup, tetapi perlu dikelola dengan sehat. Kenali 10 jenis amarah dan cara tepat meredamnya.
Amarah yang Meledak-ledak (Explosive Anger)
Ini adalah tipe amarah yang paling mudah dikenali: teriakan, bantingan pintu, atau ledakan verbal yang tiba-tiba dan intens. Amarah ini seringkali terasa tidak terkendali dan bisa sangat menakutkan bagi orang di sekitarnya.
Meskipun mungkin terasa melegakan sesaat, ledakan ini seringkali diikuti oleh rasa malu dan penyesalan. Belajar untuk berhenti sejenak dan berpikir sebelum bereaksi. Mengelola jenis kemarahan ini dapat membuat perbedaan besar dalam kesejahteraan emosional Anda.
Amarah Pasif-Agresif (Passive-Aggressive Anger)
Ini adalah amarah yang tersembunyi. Orang dengan tipe amarah ini tidak mengungkapkannya secara langsung, melainkan melalui sindiran sinis, perlakuan diam (silent treatment), sengaja menunda pekerjaan, atau "lupa" melakukan sesuatu yang diminta.
Ini merupakan cara tidak langsung untuk “menghukum” orang lain tanpa harus berkonfrontasi secara terbuka. Cara terbaik mengelolanya adalah dengan mengeksplorasi rasa takut Anda terhadap konfrontasi, sekaligus berlatih meningkatkan keterampilan komunikasi agar lebih sehat dan terbuka.
Amarah Kronis (Chronic Anger)
Amarah ini seperti api kecil yang terus menyala di dalam diri. Orang dengan amarah kronis sering merasa kesal, frustrasi, dan pahit terhadap kehidupan atau orang lain.
Mereka hidup dengan perasaan dendam yang mendalam dan sulit untuk melepaskan kesalahan masa lalu, yang pada akhirnya meracuni kebahagiaan mereka sendiri. Karena kemarahan kronis biasanya berakar dalam, psikoterapi sangat dianjurkan untuk membantu menanganinya.
Selain itu, menulis jurnal positif untuk menjaga kesehatan mental dan rutin bermeditasi juga bisa menjadi strategi yang bermanfaat untuk dicoba.
BACA JUGA: 16 Calon PPPK Paruh Waktu di Sleman Mengundurkan Diri
Amarah pada Diri Sendiri (Self-Directed Anger)
Tipe amarah ini tidak ditujukan kepada orang lain, melainkan kepada diri sendiri. Ini muncul dalam bentuk kritik diri yang keras, perasaan malu, atau bahkan menyakiti diri sendiri.
Orang yang mengalami ini sering merasa tidak cukup baik dan marah pada diri sendiri atas kesalahan atau kekurangan yang dirasakan. Dengan berlatih meditasi dan membaca afirmasi positif untuk menyingkirkan pola pikir negatif dapat membantu mengurangi self-directed anger.
Amarah Menghakimi (Judgmental Anger)
Amarah ini berakar pada perasaan superioritas moral. Seseorang merasa marah ketika melihat orang lain melakukan sesuatu yang mereka anggap "salah" atau tidak sesuai dengan standar mereka. Mereka merasa berhak untuk marah dan menghakimi orang lain, seringkali dengan nada merendahkan. Hal ini sering kali sulit dikenali dalam diri sendiri.
Bersikap jujur terhadap akar emosi yang Anda rasakan dapat membantu mengendalikannya. Walaupun jenis kemarahan ini tidak seberbahaya tipe kemarahan lain, tetap saja dapat membuat orang-orang di sekitar merasa terasing atau menjauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polresta Padang memeriksa siswa 17 tahun yang diduga merakit bom usai ledakan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan bersama Densus 88.
Kejagung menerbitkan tiga sprindik baru usai mengambil alih penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jampidsus FA dari Polri.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bantul menyebut, data penduduk usia sekolah tidak bisa dijadikan acuan untuk menjawab fenomena kekurangan mur
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memastikan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus diarahkan menjangkau desa-desa terpencil.
Permendag 19/2026 mewajibkan marketplace memprioritaskan produk lokal tanpa mengatur algoritma platform digital.
Intervensi lintas sektor yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Desa Ayamputih, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, mulai menunjukkan hasil.