KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang Tunai
KPK menggeledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai.
Menus sarapan sehat. - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta Yudhi Adrianto menyarankan penyesuaian waktu sarapan dengan waktu olahraga pagi berdasarkan tujuan latihan fisik yang ingin dicapai.
"Makan itu dilakukan sebelum atau sesudah olahraga, terutama nih kalau pagi, tergantung tujuannya. Kalau kita lihat lagi, tujuan olahraga macam-macam," kata Yudhi ketika dihubungi dari Jakarta pada Kamis (25/9/2025)
Menurut dia, pengaturan waktu sarapan dan olahraga pagi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dari latihan fisik yang akan dijalani, apakah untuk membakar lemak, meningkatkan performa, atau membentuk otot.
Jika hendak berolahraga untuk meningkatkan performa seperti melakukan latihan beban atau meningkatkan masa otot, Yudhi mengatakan, maka sebaiknya sarapan ringan terlebih dahulu sebelum memulai latihan.
"Sarapannya tentu saja yang harus mengandung karbohidrat dan protein. Kita harus me-loading karbohidrat untuk mendukung performa dan mengurangi kerusakan otot," katanya.
Kalau meniatkan olahraga pagi untuk membakar lemak, ia melanjutkan, maka latihan fisik bisa dilakukan sebelum sarapan untuk mendorong peningkatan oksidasi lemak.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Benarkan Ada Klausul Kerahasiaan dalam Program MBG
Yudhi mengemukakan bahwa bagi individu yang mengalami obesitas atau diabetes tipe 2, olahraga pagi sebelum sarapan bisa mendatangkan manfaat seperti membantu memperbaiki profil lemak dan meningkatkan sensitivitas insulin.
"Terutama bagi pasien yang mengalami obesitas atau diabetes tipe 2, olahraga sebelum sarapan ini dilaporkan memberikan manfaat metabolik. Tetapi harus diperhatikan kondisi individual, terutama tanda dan gejala dari hipoglikemia," ia menjelaskan.
Ia mengatakan bahwa berolahraga dengan perut kosong memang dapat meningkatkan oksidasi lemak selama aktivitas, tetapi penerapannya harus dilakukan dengan memperhatikan intensitas olahraga yang dijalani dan kondisi kesehatan masing-masing individu.
Baca juga: Baznas bantu perbaikan gizi balita di Kulonprogo
Menurut dia, berolahraga dalam kondisi perut kosong menghadirkan risiko seperti menurunkan performa, peningkatan rasa lelah, serta tingkat pemecahan protein otot lebih tinggi yang bisa mengurangi masa otot.
"Bagi sebagian individu kondisinya juga dapat mengakibatkan hipoglikemia ringan, pusing, atau penurunan konsentrasi, terutama pada olahraga yang intensitas tinggi," katanya.
Ia juga menyampaikan pentingnya mengimbangi rutinitas olahraga pagi dengan penerapan pola makan bergizi seimbang.
"Dan tentu saja sebaiknya diikuti key word-nya, diikuti pola makan seimbang agar tidak terdampak negatif dalam jangka panjang akibat dari kondisi metabolik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menggeledah Bea Cukai Semarang dan Kanwil Bea Cukai Jateng-DIY, menyita dokumen, barang elektronik, serta uang tunai.
Jadwal KA Bandara YIA 31 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Simak jam keberangkatan, kedatangan, dan rute kereta.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.