Indonesia Naik ke Peringkat 13 Klasemen Asian Games 2026
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Pusat kebugaran atau gym. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Siapa sangka, gerakan squat yang selama ini dianggap sebagai raja latihan kebugaran ternyata menyimpan risiko tersembunyi bagi kesehatan seksual pria. Jika dilakukan secara berlebihan, tekanan berulang pada otot dasar panggul bisa memicu nyeri kronis hingga gangguan fungsi ereksi. Para ahli pun mengingatkan agar tidak mengabaikan sinyal tubuh saat berolahraga.
Pelatih kebugaran asal Inggris sekaligus konsultan kesehatan, Toby King, mengungkapkan fenomena yang sering tidak disadari.
“Banyak pria menegangkan otot saat mengangkat beban dan mempertahankan posisi itu terlalu lama. Seiring waktu, otot dasar panggul bekerja berlebihan, yang dapat menghambat fungsi ereksi dan menimbulkan rasa sakit,” jelasnya, dikutip dari New York Post, Jumat (24/4/2026).
Masalah ini tidak hanya terjadi pada squat, tetapi juga pada gerakan seperti leg press, ab wheel, hanging leg raise, dan plank yang melibatkan kontraksi otot perut secara intens.
Risiko semakin tinggi bagi mereka yang gemar bersepeda jarak jauh atau mengikuti triathlon. Posisi duduk lama dengan postur kurang tepat dapat menekan saraf dan jaringan otot di area panggul. Belum lagi faktor psikologis: kekhawatiran akan penurunan libido justru menciptakan lingkaran stres yang membuat otot dasar panggul semakin sulit rileks.
Namun kabar baiknya, para ahli tidak menyarankan Anda berhenti berolahraga. Penyesuaian intensitas dan teknik menjadi kunci. Jika mulai merasakan nyeri di area panggul, batasi gerakan yang memberi tekanan berlebih. Sebaliknya, perbanyak latihan pernapasan dan peregangan untuk membantu relaksasi otot.
Beberapa teknik yang direkomendasikan antara lain Child's Pose (pose anak) dan Happy Baby Pose (pose bayi bahagia) yang berasal dari yoga. Selain itu, latihan reverse Kegel yang berfokus pada relaksasi melalui pernapasan diafragma juga sangat membantu.
Dokter Tia Dankberg dari Brooks Rehabilitation Institute menegaskan bahwa tubuh bekerja secara terintegrasi. “Latihan peregangan untuk dada dan pinggul dapat membantu mengurangi tekanan pada dasar panggul. Jika keluhan berlanjut, konsultasi dengan fisioterapis sangat dianjurkan,” ujarnya.
Jadi, bagi para pria yang rutin squat dan angkat beban, jangan hanya fokus pada otot six-pack atau kekuatan kaki. Perhatikan juga sinyal dari area panggul. Cedera yang tidak ditangani bisa berdampak jangka panjang pada kualitas hidup, termasuk kehidupan seksual. Seimbangkan latihan kekuatan dengan peregangan dan istirahat yang cukup. Tubuh yang bugar adalah tubuh yang tahu kapan harus tegang dan kapan harus rileks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Klasemen Asian Games 2026 terbaru, Indonesia naik ke peringkat 13 setelah Desak Made meraih emas speed putri.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.
Suyudi Ario Seto diusulkan menjadi calon Kapolri. Simak harta kekayaan, profil, pendidikan, dan perjalanan kariernya.