Agnez Mo dan Anggun Muncul di Reacher Season 4
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Harianjogja.com, JOGJA—Dewa 19 mengumumkan menambah daftar musisi yang bakal tampil di Konser Dewa19 All Stars 2.0 di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, 6 September 2025. Sang maestro gitar dunia, Steve Vai diumumkan sebagai musisi yang akan berkolaborasi dengan Dewa 19.
BACA JUGA: Dewa 19 Luncurkan Single Baru
"HERE WE GO!!! STEVE VAI join us on Dewa19 All Stars 2.0. September 6th 2025 Gelora Bung Karno Main Stadium, Jakarta," tulis Dewa 19, Kamis (28/8/2025).
Konser Dewa 19 feat. Allstars 2.0 sebelumnya sudah mengumumkan penampilan musisi internasional seperti Eric Martin dan Billy Sheehan dari Mr. Big, Nuno Bettencourt dan Gary Cherone dari Extreme, Derek Sherinian, Ron “Bumblefoot” Thal. Masih ada Dino Jelusick, Ari Lasso, Virzha, dan Ello.
Konser Dewa 19 feat. Allstars 2.0 sendiri bukan semata pertunjukan musik, tapi juga merupakan peristiwa budaya. Kolaborasi band Indonesia dengan musisi rock Amerika juga menjadi bukti penting musisi Indonesia juga bisa sejajara dengan musisi internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Agnez Mo dan Anggun C. Sasmi tampil dalam first look resmi Reacher Season 4 dan memerankan karakter Lila Hoth serta Amisha Hoth.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.