Menyelamatkan Si Miskin dari Muslihat Jahat Bandar Judol
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Foto ilustrasi anak sakit flu. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kekebalan tubuh anak-anak yang masih lemah, rentan terhadap batuk pilek. Namun Anda harus waspada jika mereka mengalaminya terlalu lama.
Dikutip dari Hindustan Times, Kamis (14/8/2025), gejala infeksi ini bisa jadi menjadi parah dan patut mendapatkan perhatian ekstra dari orang tua.
Direktur Medis Malik Radix Healthcare Dr. Ravi Malik, pediatri, MAMC menjelaskan hal-hal yang dianggap normal dan tidak bila anak terpapar pilek dan infeksi saluran pernapasan.
Enam hingga delapan kali pilek dalam setahun adalah hal yang normal
Menurut Akademi Pediatri Amerika, anak-anak biasanya mengalami 6-8 infeksi saluran pernapasan atas setiap tahun, terutama jika mereka bersekolah atau berada di tempat penitipan anak. Infeksi ini sebagian besar disebabkan oleh virus dan biasanya sembuh dalam 7-10 hari.
Batuk yang berlangsung lebih dari 4 minggu
Jika batuk berlangsung lebih dari empat minggu, batuk tersebut kronis dan harus dievaluasi dengan konsultasi dengan dokter.
BACA JUGA: Pejabatnya Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Biji Kakao, Ini Tanggapan UGM
Tanda bahaya yang membutuhkan tes lebih lanjut
Batuk berdahak yang terus-menerus, pneumonia berulang, gagal tumbuh, kuku jari tabuh, batuk berdarah, atau membutuhkan beberapa putaran antibiotik dalam setahun merupakan tanda-tanda masalah yang lebih serius. Dalam kasus seperti itu, pemeriksaan penunjang seperti tes darah, rontgen dada, spirometri, atau bahkan CT scan.
Alergi dan asma meningkat
Terdapat peningkatan yang signifikan pada asma bronkial dan alergi pada anak-anak, seperti rinitis alergi atau bronkitis, yang kemungkinan disebabkan oleh polusi atau urbanisasi. Kondisi ini seringkali memerlukan perawatan jangka panjang dengan bronkodilator, kortikosteroid inhalasi, atau antihistamin non-sedatif.
Inhaler dan nebulizer aman untuk anak-anak
Terapi inhalasi sering kali diperlukan untuk mengelola asma atau batuk alergi dan dapat digunakan dengan aman dari waktu ke waktu di bawah bimbingan medis.
Hindari pengobatan sendiri
Sirup obat batuk dan obat bebas harus dihindari, terutama pada anak di bawah enam bulan. Jika anak mengalami batuk yang mengganggu atau berkepanjangan, konsultasikan dengan dokter anak alih-alih mengobati anak di rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menindak penerima bansos yang terindikasi judi online. Sebanyak 1,49 juta KPM ditangguhkan dan pengawasan diperketat.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.
Sensus Ekonomi 2026 BPS DIY dapat membantu pelaku usaha membaca potensi ekonomi, peluang pasar, dan investasi di berbagai wilayah.
OJK mengkaji dampak penutupan 833 dapur SPPG terhadap kredit perbankan, termasuk jumlah SPPG yang mendapat pembiayaan bank.
Pertamina mengungkap program streamlining anak usaha yang telah dilakukan pada semester I/2026 setelah mendapat arahan Presiden Prabowo.