Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Tugu Jogja./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Bulan Juli 2025 bagi sebagian orang memiliki kenangan dan momentum yang baik untuk berkumpul bersama keluarga. Berikut informasi tanggal merah, hari libur, dan cuti bersama selama Juli 2025.
Hal yang sering dicari orang saat memasuki bulan baru adalah adalah hari libur dan tanggal merah. Namun berbeda dari bulan-bulan lainnya, Juli 2025 tidak memiliki tanggal merah yang termasuk hari libur nasional.
BACA JUGA: Liburan Sekolah, Okupansi Hotel di Bantul Tembus 80 Persen
Bagi sebagian orang, kondisi ini tentu terasa kurang menyenangkan karena tak ada bisa menikmati libur panjang atau cuti bersama. Meski begitu, bulan Juli tetap memiliki sejumlah hari penting yang sarat makna baik dari sisi sejarah, budaya, maupun sebagai bentuk penghargaan terhadap profesi tertentu baik itu nasional dan internasional.
Bulan Juli 2025 tidak tercantum sebagai periode yang memiliki hari libur nasional maupun cuti bersama. Dengan demikian, masyarakat hanya dapat menikmati hari libur rutin yang jatuh setiap akhir pekan, berikut tanggal-nya:
• Sabtu, 5 Juli 2025
• Minggu, 6 Juli 2025
• Sabtu, 12 Juli 2025
• Minggu, 13 Juli 2025
• Sabtu, 19 Juli 2025
• Minggu, 20 Juli 2025
• Sabtu, 26 Juli 2025
• Minggu, 27 Juli 2025
Tanggal Penting pada Bulan Juli 2025
• Selasa, 1 Juli: Peringatan Hari Bhayangkara
• Rabu, 2 Juli: Hari Kelautan Nasional
• Sabtu, 5 Juli: Hari Bank Indonesia
• Senin, 7 Juli: Hari Pustakawan
• Rabu, 9 Juli: Hari Satelit Palapa
• Sabtu, 12 Juli: Hari Koperasi Indonesia
• Senin, 14 Juli: Hari Pajak
• Kamis, 17 Juli: Hari Integrasi Timor Timur
• Selasa, 22 Juli: Hari Kejaksaan
• Rabu, 23 Juli: Hari Anak Nasional
• Selasa, 29 Juli: Hari Bhakti TNI Angkatan Udara • Rabu, 30 Juli: Hari Ikrar Gerakan Pramuka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv
PSEL Piyungan diproyeksikan mengolah 1.000 ton sampah per hari. DIY menyiapkan pasokan dari Gunungkidul, Kulonprogo hingga Jateng.
Taman Budaya Yogyakarta (TBY) akan menggelar Lomba dan Pameran Fotografi Rana Budaya #4 dengan tajuk FYP (For Your People), sekaligus pameran arsip