CORE: Masih Ada 1 Juta Ton Molase untuk Dukung Bioetanol Nasional
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Poster film animasi lokal Jumbo. Antara/Visinema Animation
Harianjogja.com, JAKARTA—Film animasi buatan lokal Jumbo mencapai 10 juta penonton. Capaian ini menjadikan Jumbo sebagai salah satu film animasi Indonesia paling sukses sepanjang masa, membuktikan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing dan dicintai di negeri sendiri.
Pihak produksi Jumbo menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas pencapaian ini. Dalam unggahan di Instagram, Jumat (30/5/2025), mereka mengatakan, “Satu kisah sederhana yang dirayakan oleh lebih dari 10.000.000 hati. Sebuah angka yang dulu terasa jauh, kini menjadi nyata, berkat kalian yang percaya, bahwa kisah kecil pun bisa berarti besar saat disampaikan dengan sepenuh hati.”
Dirilis pada momen strategis, 31 Maret 2025, tepat di tengah libur Lebaran, film animasi arahan Ryan Adriandhy ini langsung disambut antusias oleh penonton yang membanjiri bioskop di berbagai kota.
Bukan karena janji kisah yang belum pernah ada, melainkan karena kerinduan publik akan karya lokal yang segar, berani, dan dikemas dengan serius.
Di tengah dominasi film-film horor, drama remaja, dan komedi romantis yang silih berganti, Jumbo seperti menawarkan ruang bernapas sehingga menjadi sebuah tontonan keluarga yang tak hanya aman, tapi juga penuh warna.
BACA JUGA: Tiga Hari Hilang, Warga Sleman Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan JJLS Gunungkidul
Sebagai Visinema Animation, film ini meraih sukses komersial spektakuler. Dalam sebulan tayang di bioskop, Jumbo telah ditonton lebih dari delapan juta orang, menempatkannya sebagai film animasi Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa.
Jumbo mengambil latar Kampung Seruni yang penuh warna. Mengajak penonton untuk kembali merasakan kehangatan masa kecil.
Selain itu, film ini menggali makna persahabatan, perjuangan mengejar mimpi, dan menghadirkan keajaiban yang mengingatkan akan impian dan harapan.
Tim pengisi suara film ini juga diisi banyak artis ternama Prince Poetiray, Quinn Salman, Yusuf Özkan, Ariel NOAH, Ratna Riantiarno, Ariyo Wahab, Bunga Citra Lestari, Angga Yunanda, Muhammad Adhiyat, Graciella Abigail, Cinta Laura Kiehl, dan lainnya yang berhasil menghidupkan kepribadian setiap karakter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Delapan etnis Sumatra Utara memukau wisatawan dalam Pesona Budaya Sumatra Utara di Malioboro dengan pawai budaya dan tari kolosal.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan duka cita atas wafatnya Ali Khamenei dan pesan perdamaian dari Presiden Prabowo untuk Iran.
Bentrokan di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, menewaskan satu orang. Polisi mengungkap keributan diduga dipicu cekcok di warung sarapan.
Lima armada Kopi Roro dari Danais DIY memperluas pemasaran kopi Menoreh Kulonprogo hingga pasar nasional dan global.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.