OpenAI Wajibkan Update ChatGPT di Mac Sebelum 12 Juni
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
ilustrasi - Foto ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Departemen Kesehatan Negara Bagian Texas Layanan Kesehatan Negara Bagian Texas melaporkan ada 597 kasus campak di negara bagian itu sejak akhir Januari 2025.
Dikutip dari Reuters, Sabtu (19/4/2025), jumlah kasus campak ini meningkat sebanyak 36 kasus, sejak pembaruan data yang dilakukan oleh departemen tersebut. Adapun lokasi wabah campak ini banyak terjadi di Texas Barat. Selain itu, ada 4% atau kurang dari 30 kasus campak aktif dan menularkannya ke orang lain.
Awal pekan ini, departemen kesehatan setempat melaporkan 561 kasus di negara bagian tersebut. Pemerintah AS mengatakan bahwa mereka telah mengirimkan tujuh orang ke negara bagian itu untuk membantu memerangi wabah.
Jumlah total pasien yang dirawat di rumah sakit naik 4 orang menjadi 62 orang dan jumlah kematian tetap 2 orang. Mereka merupakan anak-anak usia sekolah yang tinggal di daerah wabah.
Kasus tambahan itu kemungkinan akan terjadi di daerah wabah dan masyarakat di sekitarnya, karena masyarakat di sekitarnya, karena sifat penyakit ini yang sangat menular.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OpenAI mewajibkan pengguna ChatGPT di Mac memperbarui aplikasi sebelum 12 Juni 2026 usai insiden keamanan siber internal.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.