Nasabah Bersaldo Jumbo di DIY Bertambah
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Asam urat adalah penyakit yang sering dianggap sepele, tetapi dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa jika tidak ditangani dengan benar.
Dilansir dari healthline.com, Selasa (4/2/2025), penyakit ini terjadi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal yang menumpuk di sendi, menyebabkan peradangan.
Gejala asam urat dapat dikenali dengan jelas, dan jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi gout atau radang sendi yang parah.
Gejala utama dari asam urat adalah rasa nyeri mendalam pada sendi, terutama pada sendi jempol kaki. Akan tetapi asam urat juga dapat menyerang sendi lainnya, seperti pergelangan kaki, lutut, dan tangan.
Berikut beberapa gejala khas asam urat:
Dilansir dari medicaldaily.com, rasa nyeri yang datang secara tiba-tiba dan intens biasanya terjadi pada malam hari. Pada awalnya, nyeri ini mungkin ringan, tetapi akan semakin parah dalam beberapa jam.
Sendi yang terkena asam urat akan tampak bengkak, merah, dan terasa panas saat disentuh. Pembengkakan dan kemerahan yang terjadi dapat menimbulkan rasa sakit di bagian tubuh tertentu.
Sendi yang meradang akan sulit digerakkan atau terasa kaku. Ini menyebabkan keterbatasan aktivitas sehari-hari.
Pada kasus yang lebih parah, dapat muncul benjolan keras yang disebut tofi di bawah kulit, yang merupakan penumpukan kristal asam urat.
Diet memegang peranan penting dalam mengontrol kadar asam urat dan mencegah serangan gout.
Beberapa tips diet yang dapat membantu mengelola asam urat antara lain.
Purin adalah senyawa yang dapat meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh. Makanan yang kaya purin seperti daging merah, hati, makanan laut, dan alkohol sebaiknya dikurangi.
Sayuran seperti brokoli, wortel, dan tomat, serta buah seperti ceri, apel, dan stroberi diketahui dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Menghidrasi tubuh dengan baik dapat membantu ginjal membuang asam urat lebih efisien.
Minuman manis dan yang mengandung fruktosa tinggi dapat meningkatkan risiko kadar asam urat yang tinggi.
Menurunkan berat badan secara bertahap dapat membantu mengurangi kadar asam urat dalam tubuh. Menghindari faktor pemicu, seperti konsumsi makanan tertentu dan menjaga pola makan yang sehat adalah langkah penting dalam pengelolaan penyakit ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
LPS catat simpanan besar DIY capai Rp15,95 triliun, namun kredit melambat akibat rendahnya permintaan.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Angin kencang di Klaten robohkan tower seluler dan ganggu listrik. Puluhan rumah rusak, BPBD pastikan tak ada korban jiwa.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.