Karhutla Meluas, Polri Ungkap Modus Bakar Lahan untuk Buka Kebun
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Sayuran hijau kaya antioksidan. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA—Tubuh perlu didetoksifikasi untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh dengan memperbaiki pola makan dan pola tidur.
Detoks merupakan cara untuk membuang racun dari tubuh. Hal ini penting dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa racun yang menumpuk dalam tubuh.
Kesadaran akan pentingnya detoks tubuh membuat banyak orang melakukan detoks dengan cara yang ekstrim, seperti mengikuti program, menggunakan detoks herbal, dan obat-obatan pencahar. Padahal cara tersebut tergolong dapat membahayakan tubuh.
Dilansir Health.com, gaya hidup yang baik dapat mendukung proses detoks alami yang dilakukan tubuh. Pada dasarnya tubuh manusia sudah memiliki beberapa cara untuk mendetoksifikasi dirinya sendiri secara alami, seperti hati yang memecah racun, ginjal yang mengeluarkan urin, dan usus yang membuang racun melalui kotoran. Simak cara mendetoks racun dari dalam tubuh:
Makan makanan yang kaya akan nutrisi dapat membantu menjaga tubuh tetap sehat. Untuk membantu proses detoks dalam tubuh, kurangi makanan yang mengandung banyak gula, daging merah, dan makanan olahan.
Makanan tersebut cenderung meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes, jantung, dan obesitas. Mulailah perbanyak mengonsumsi makanan yang kaya akan serat, seperti sayur dan buah.
Merawat kulit dengan baik dapat membantu menghilangkan sel kulit mati. Beberapa bahan seperti garam epsom juga dapat digunakan untuk membersihkan tubuh Anda dari dalam dan luar. Garam epsom kaya akan magnesium dan dapat membantu fungsi otot dan saraf. Selain itu, garam epsom dapat membantu untuk mengendalikan gula darah dan mengatur tekanan darah.
Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres dan peradangan sehingga tubuh dapat berfungsi dengan baik. Dengan waktu tidur paling tidak 7 sampai 9 jam setiap harinya, tubuh bisa beristirahat dengan baik dan dapat membantu proses detoks yang terjadi dalam tubuh dengan optimal.
BACA JUGA: Pemerintah Segera Menyusun Data Tunggal Kemiskinan
Prebiotik adalah nutrisi yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus. Nantinya, bakteri usus akan memecah prebiotik menjadi komponen lain, seperti asam lemak yang bermanfaat bagi organ di luar usus. Prebiotik juga bisa didapatkan dari kandungan makanan, seperti pisang, kacang, gandum, asparagus, susu, bawang bombai, dan tomat.
Berkeringat merupakan salah satu cara tubuh membuang logam berat seperti nikel dan merkuri secara efektif dari tubuh. Studi mengatakan berkeringat dari olahraga dinamis seperti berlari dapat membuang lebih banyak racun daripada berkeringat saat sauna.
Minum air yang banyak dapat membantu ginjal mengeluarkan racun dari sistem tubuh. Selain itu, minum air yang mengandung elektrolit juga dapat membantu memindahkan nutrisi ke dalam sel dan membuang zat-zat sisa dari dalam tubuh. Memenuhi kebutuhan cairan ini sangat membantu proses detoks dalam tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun. Ia meninggalkan La Albiceleste dengan sejumlah gelar bergengsi
APPI mencatat 28 klub Liga 1 hingga Liga 4 menunggak gaji 303 pemain dengan total kewajiban mencapai sekitar Rp14,8 miliar.
Stasiun Yogyakarta menyiapkan hub antarmoda di sisi selatan untuk menghubungkan kereta api dengan Trans Jogja hingga transportasi daring.
Layanan KOMEN memudahkan pelaku koperasi dan warga Jogja menyampaikan konsultasi, masukan, dan aduan tanpa datang ke kantor dinas.
Kuota Pertalite 2026 berisiko jebol hingga 490.000 KL. Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik sampai Desember 2026.