OJK Tutup BPR Ceper Permata Artha Klaten, Nasabah Dijamin LPS
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Ilustrasi daging - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Daging merah memang diperlukan untuk nutrisi tubuh. Tetapi ternyata ada bahayanya.
Seperti dikutip dari timesofindia, sering konsumsi daging merah dikaitkan kondisi kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Studi menjelaskan bahwa mengonsumsi daging merah secara sering dapat menyebabkan risiko diabetes tingkat 2.
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal The La Diabetes and Endocrinology menyelidik hubungan antara konsumsi daging merah yang tidak diolah, daging olahan, dan unggas dengan diabetes tipe 2.
Sebanyak 107.271 kasus diabetes tipe tercatat dalam tindak lanjut selama 10. Terhadap 1,97 juta orang dewasa.
Menurut penelitian, orang yang mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari meningkatkan risiko diabetes mereka hingga 15%, sementara pada orang yang mengonsumsi 100 gram daging merah yang tidak diolah setiap hari, risikonya meningkat hingga 10%.
Ahli gizi dan penulis Dr Federica Amati juga setuju bahwa mereka yang memiliki pola makan karnivora lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2.
“Mengonsumsi terlalu banyak daging merah, jadi memakannya beberapa kali seminggu, bahkan setiap hari, sebenarnya meningkatkan risiko Anda mengembangkan diabetes tipe 2. Itu karena kesehatan metabolisme kita bergantung pada kita mendapatkan berbagai makanan, dan pola makan tinggi serat sangat penting untuk kesehatan metabolisme yang baik. Jadi, Anda dapat membayangkan jika Anda mendapatkan sebagian besar kalori dari daging merah, itu akan berdampak," katanya Senin (18/11/2024).
BACA JUGA: Sleman Luncurkan Bus Sekolah Gratis Si Bulan, Cek Jalur dan Jam Keberangkatannya
Studi ini dengan jelas menunjukkan semakin banyak daging merah yang Anda konsumsi, semakin tinggi HbA1c Anda, yang merupakan ukuran kadar glukosa darah kita dari waktu ke waktu.
Dia juga menyarankan mengikuti diet Mediterania yang akan membantu menurunkan risiko diabetes, dan juga berdampak positif pada metabolisme. Dengan mengikuti diet konsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, biji- bijian utuh, kacang-kacangan kacang- kacangan dan minyak zaitun, dan sumber protein.
Selain diabetes, para ilmuwan juga mengaitkan konsumsi daging merah dengan kondisi kronis seperti penyakit jantung dan kanker. Meskipun mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin B12, dan seng, konsumsi daging merah secara teratur dapat berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.