Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Menggunakan ponsel saat mengisi daya. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Bahaya menggunakan ponsel saat mengisi daya kerap diabaikan banyak orang.
Dilansir dari technewstoday.com, Sabtu (2/11/24), ada beberapa akibat yang terjadi jika pengguna memainkan ponsel saat sedang mengisi daya seperti.
Bahaya yang bisa terjadi saat memainkan ponsel saat mengisi daya yaitu potensi kebakaran pada ponsel. Kebakaran bisa terjadi akibat arus listrik pendek atau aliran listrik salah sehingga membuat ponsel terbakar. Ketidakstabilan arus juga bisa membuat seseorang tersetrum saat memainkan ponsel sambil mengisi daya.
Proses pengisian baterai melibatkan transformasi daya listrik dari AC ke DC oleh adaptor atau charger ke dalam sel baterai. Saat proses pengisian berlangsung, suhu baterai cenderung meningkat.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan Sabtu (1/11/24) selain menimbulkan radiasi, signal yang tidak stabil akibat memainkan ponsel yang tersambung ke listrik, dapat memperbesar kemungkinan kerusakan otak dan telinga. Apalagi bila dipakai untuk menelepon dan mendengar musik.
Selain kerusakan otak dan telinga, memainkan ponsel sambil diisi daya juga dapat merusak ponsel itu sendiri. Suhu ponsel dapat menjadi lebih panas sehingga baterai menjadi berumur pendek.
BACA JUGA: Kualifikasi Piala Dunia 2026, Asnawi Tidak Masuk Daftar Timnas Indonesia
Dampak terburuk dari charging ponsel sambil dimainkan adalah membuat sistem ponsel bermasalah. Hal tersebut terjadi karena memainkan ponsel saat sedang mengisi daya dapat berpotensi membuat kerja sistem dari komponen ponsel anda (GPU, Processor, RAM, dll) menjadi lebih lama dari biasanya, apalagi jika anda bermain gim dengan kualitas grafis tinggi.
Beberapa sumber menyebutkan, ketika menggunakan ponsel saat proses pengisian daya dapat memperpendek umur baterai dan meningkatkan risiko rusak pada baterai itu sendiri. Hal tersebut terjadi karena ekspansi komponen dalam baterai akibat terlalu panas yang berlebihan, terutama jika arus keluar melebihi arus masuk selama proses pengisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.