FIFA Jual Potongan Rumput Final Piala Dunia 2026 Mulai Rp8,1 Juta
FIFA menjual potongan rumput lapangan final Piala Dunia 2026 mulai US$450. Koleksi edisi terbatas ini hanya tersedia 2.026 unit per varian.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Sakit tifus atau tipes merupakan sakit yang umum terjadi di Indonesia. Tipes adalah infeksi bakteri yang biasanya terjadi di daerah tropis dan disebabkan oleh bakteri yang disebut Salmonella typhi.
Konsultan Penyakit Menular Anak, Rumah Sakit Manipal Jalan Bandara Lama, Dr. Archana Mdilansir dari timesofindia mengatakan infeksi ini pada dasarnya menyebar melalui konsumsi makanan dan air yang tidak higienis.
Risiko ini meningkat terutama di tempat-tempat yang pasokan air bersih dan sanitasinya terancam. Kondisi seperti ini lebih banyak terjadi di daerah yang padat penduduk, terutama daerah kumuh perkotaan.
Cara penularan lainnya adalah melalui konsumsi makanan yang tidak sehat dan tidak higienis, terutama makanan yang dimasak sebelumnya, disimpan, atau didinginkan.
BACA JUGA: Tipes dan Kondisi Tubuh Drop, BPJS Kesehatan Jadi Andalan
Memakan jajanan pinggir jalan juga banyak terjadi pada anak-anak tersebut sehingga dapat meningkatkan risiko penularan.
Penggunaan antasida yang tidak perlu selanjutnya dapat membuat seseorang rentan terkena infeksi tipus. Antasida mengurangi kandungan asam di lambung yang merupakan faktor perlindungan alami terhadap infeksi.
Oleh karena itu, pengobatan sendiri atau penggunaan antasida yang tidak perlu harus dihindari. Kepadatan penduduk juga menjadi bahan bakar penularan, karena tipus dapat menyebar melalui benda asing. Risiko tersebut dapat dikurangi dengan menyediakan air matang untuk diminum, dan mengonsumsi makanan rumahan yang dimasak dengan baik.
Jamban di rumah tangga wajib dibersihkan. Selain itu, teknik mencuci tangan juga harus diajarkan kepada semua anak di sekolah untuk mencegah penularan demam tifoid. Buang air besar sembarangan harus dilarang karena dapat meningkatkan kontaminasi makanan dan air, selama musim hujan yang juga menjadi faktor pendorong meningkatnya penyebaran penyakit tifus.
Mencuci tangan memainkan peran penting dalam mencegah cara penularan ini. Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan pakai sabun selama 30-45 detik dan mengedukasi masyarakat dan anak di sekolah.
Demam tifoid dapat dicegah dengan vaksinasi tifoid. Vaksin ini juga dapat mengurangi keparahan infeksi.
Namun saat ini belum termasuk program imunisasi universal yang disediakan pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat perlu diberikan edukasi mengenai ketersediaan vaksin tifoid terkonjugasi yang dapat diberikan dalam dosis tunggal mulai usia 6 bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
FIFA menjual potongan rumput lapangan final Piala Dunia 2026 mulai US$450. Koleksi edisi terbatas ini hanya tersedia 2.026 unit per varian.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.