MA Kabulkan Uji Pendapat DPRD, Pemakzulan Bupati Gowa Berlanjut
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.
Ilustrasi gatal-gatal. - Freepik
Harianjogja.com, JENEWA—Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujudi uji diagnostik in vitro (in vitro diagnostic/IVD) cacar monyet (mpox) untuk penggunaan darurat. Ini adalah kali pertama keluarnya izin penggunaan IVD mpox.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, Jumat (4/10/2024) di platform X, menyebut karena permintaan global untuk pengujian mpox meningkat karena wabah yang sedang berlangsung di beberapa negara, khususnya di Republik Demokratik Kongo.
Persetujuan untuk penggunaan darurat uji Alinity m MPXV, yang diproduksi oleh Abbot Molecular, akan menjadi "penting" dalam memperluas kapasitas diagnostik di negara-negara yang menghadapi wabah mpox, kata WHO dalam sebuah pernyataan pada Kamis (3/10/2024).
"Diagnosis dini mpox memungkinkan pengobatan dan perawatan tepat waktu, serta pengendalian virus," tegas Dirjen WHO.
Peringatan bahwa kapasitas pengujian yang terbatas dan keterlambatan dalam mengonfirmasi kasus mpox masih terjadi di Afrika, yang berkontribusi terhadap penyebaran virus yang terus berlanjut. Lebih dari 30 ribu kasus yang diduga telah dilaporkan di seluruh wilayah tersebut pada 2024.
BACA JUGA: Mobil Boks Tabrak Truk di Tol Boyolali, Satu Orang Meninggal Dunia
Jumlah tertinggi ada di Kongo, Burundi dan Nigeria, menurut WHO, sementara 37 persen dari kasus yang diduga mpox hanya diuji di Kongo tahun ini.
"Tes diagnostik mpox pertama yang tercantum dalam prosedur Daftar Penggunaan Darurat (EUL) ini merupakan tonggak penting dalam memperluas ketersediaan pengujian di negara-negara yang terkena dampak," kata asisten direktur jenderal WHO untuk akses ke obat-obatan dan produk kesehatan, Yukiko Nakatani, yang dikutip dalam pernyataan tersebut.
"Meningkatkan akses ke produk medis yang terjamin kualitasnya merupakan inti dari upaya kami dalam membantu negara-negara untuk menahan penyebaran virus dan melindungi rakyat mereka, terutama di wilayah yang kurang terlayani."
Proses EUL mempercepat ketersediaan produk medis yang menyelamatkan nyawa, seperti vaksin, tes, dan perawatan, dalam konteks Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia.
Sejauh ini, WHO telah menerima tiga pengajuan tambahan untuk evaluasi EUL, dan diskusi dengan produsen IVD mpox lainnya sedang berlangsung untuk memastikan lebih banyak pilihan diagnostik yang terjamin kualitasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
MA mengabulkan uji pendapat DPRD Gowa terkait usulan pemberhentian Bupati Sitti Husniah Talenrang pada 1 Oktober 2026.
Pabrik es KNMP Poncosari Bantul belum optimal karena harga jual dan persaingan es balok, ditambah minimnya hasil tangkapan nelayan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.